prolog

54 8 6
                                        

"I meet you in the dark
You  lit me up"

Naya bersandar dengan memegang novel kesayangannya,yang telah ia baca berkali-kali.

"Baca itu mulu,nggak bosen?"

"Ehh...ngagetin aja"naya terlonjak kaget kemudian melanjutkan bicaranya

"Bagus ceritanya"sela naya dengan mata yang masih tertuju dibuku

"Cerita bagus itu banyak nay"alno mengacak rambut naya sembari duduk disebelahnya

"Nih buat lo,jangan serius amat bacanya"kata alno dengan menyodorkan donat kesukaan naya

"Hah? Alno!!!"naya berteriak dengan sambungan tawa dari alno

"Alno kan tau naya nggak bisa makan kalo naya lagi baca novel kesukaan naynay"naya mengerucutkan bibirnya

"Gua kuncir nih bibir lo"
"Nggak bisa apa nggak bisa" sambung alno lalu melahap donat cokelat kesukaan naya.alno bisa melihat naya yang sedang memasatinya dengan mata yang melesat cepat

"Ihh...kok alno makan sihhh"muka naya memerah dan langsung merampas bungkus satunya dengan cepat

"Ngeselin amat lu nay,lu tadi bilang nggak mau makan yaudah gua makan"tutur alno dengan sedikit geli sengaja menggoda naya

"Naya nggak bilang 'nggak mau makan'naya bilang 'nggak bisa makan.....kan beda"tarik nafas panjang,lalu naya pergi meninggalkan alno.

Disana hanya disisakan alno dan murid lain yang berlalu lalang

"Dasar bocah"alno tak sadar ia tersenyum sendiri melihat tingkah naya yang riang


                                ***
"Lola kemana sih,kok nggak ngajak ngajak.naya kan sendirian" batin naya

Naya berpangku tangan lalu mengeluarkan headset dari tasnya.naya memutar lagu say you want let go dan lanjut membaca wattpad. ya inilah yang ia lakukan selama tak ada yang dibicarakan.dengan tak sadar naya tersenyum sendiri dengan mata berbinar,karena keromantisan di cerita wattpad.naya tidak tau dari tadi ada yang memperhatikan gerak gerik dia.

"Kesambet lu"alno berjalan kearah naya dengan tangan yang menonyorkan kepala naya lalu duduk disebelahnya

"Apaan sihhh,sakittt!"naya mengaduh kesakitan sambil mengusap kepalanya

"Gua liat prakarya yah,gambarnya...lu kan penggambar terkeren yang pernah gua kenal"pinta alno dengan wajah memohon yang menjijikan bagi naya

Naya tak menghiraukan

"Naya baik cantik dan tidak sombong alno ganteng liat gambarnya yah"pinta alno lagi dengan tangan memohonn

"Yaudah kalo alno maksa...naya kasih liat nih...tapi inget alno jelek bukan ganteng titik"

"Alay amat lu"

Terlihat lola masuk kelas sendirian.Naya tidak menghiraukan alno.naya bangkit dari kursi lalu berjalan mendekati lola dengan membawa handphone dan donat yang belum ia makan.

"Bokek,lu kemana hah?gua nyariin lu"suara lantang seperti orang medan itu masuk ketelinga naya

"Naya dari tadi disini lol...lolanya nggak ngajak-ngajak kekantinnya"suara naya agak lebih tinggi ditambah rangekan halus dan manja darinya

H I MDonde viven las historias. Descúbrelo ahora