chapter 5

1.2K 74 17
                                    


"Bagaimana bisa...."gumam Kai

>>>>>>>>

"tentu saja bisa" jawab namja itu.

"tapi bagaimana?!" seru kai saat melihat krystal berlari kearah mereka.

"Mwo ? wae? Apa kalian terkejut ?"tanya namja itu dengan sedikit menyindir.

"ani..aniya hanya saja..hmm"kata baekhyun gugup dan tidak harus mengatakan apa lagi.

"oppa!! siwon oppa !"panggil krystal.

Namja tadi-siwon ia yang mendengar krystal memanggilnya pun menoleh kearah krystal dan tersenyum manis kepadanya. Saat melihat krystal membalas senyumannya, siwon tertawa kecil dan menggumamkan sesuatu walaupun exo masih bisa mendengarnya dengan jelas, mereka menatap punggung siwon dan tak percaya dengan apa yang dikatakannya tadi.

"Aku mau lihat, sampai kapan yeoja itu mempunyai semangat seperti itu dan kapankah senyum di wajah itu lenyap".

Luhan mencoba masuk kedalam pikiran siwon guna mencari tau apa maksud kedatangannya ini, tetapi setiap luhan mencoba selalu gagal. "apa yang terjadi ?! kenapa aku tidak bisa masuk kedalam pikirannya?" batin luhan yang mulai bingung dengan kekuatannya sendiri, Lelaki Xi itu terus mencoba sampai suara siwon mengalihkan dirinya "Berhentilah . . .kalau kau belum mampu untuk masuk kedalam pikiranku", "kau belum ada apa-apanya, kau belum cukup kuat untuk membaca pikiranku. kita berada di tingkat yang berbeda" lanjut siwon yang menyekat luhan kemudian merendahkannya.

Exo terkecuali luhan, merasa marah atas perkataan siwon tadi, ingin sekali mereka menyerang siwon sekarang dan membuktikan bahwa yang dikatakan siwon itu tidak benar. Mata mereka terkecuali luhan, sudah berubah warna menjadi merah darah. Mereka sudah terbakar emosi. Sedangkan luhan hanya bisa diam dan mengepalkan tangannya, ketika mereka harus brsabar akibat kedatangan jung Krystal.

"Oppa...apa yang oppa lakukan disini " tanya krystal setelah menormalkan nafasnya.

"Aku sedang mengobrol dengan mereka" kata Siwon sambil menunjuk kearah exo, krystal yang awalnya tersenyum berubah menjadi datar saat melihat exo yang sedang berdiri dibelakang siwon.

"Untuk apa oppa berbicara dengan mereka ?!" tanya krystal sinis, "mereka itu nggak penting !! kajja, oppa." sindir krystal lalu menarik tangan siwon untuk pergi dari sana.

"Huh, mwo? nggak penting. YAK!!" teriak baekhyun kearah krystal yang tengah mengabaikan mereka, "Apa aku harus memberi api panas ke yeoja itu agar ia tidak sombong seperti itu?!" kesal chanyeol yang tangannya sudah mengeluarkan percikan api.

"Sudah-sudah, biarkan saja dia." Lerai Suho.

Xiumin yang tengah melihat Chanyeol pun ikutan kesal lantaran api ditangannya tersebut. "Yak! Park Chanyeol! Apa kau mau aku MEMBEKUKAN tanganmu sekarang!" ancam Xiumin sambil menekankan kata membekukan itu, chanyeol langsung mengibas tangannya dan api ditangannya pun menghilang.

"Ani Hyung, Mianhae " kata chanyeol takut.

"huft... orang akan melihat itu Chanyeol, dan rahasia kita akan terbongkar" kata chen "dan kalau itu terjadi aku akan menyeterummu atau aku akan menggambil keabadianmu" ancam chen hingga membuat Chanyeol menelan ludahnya dan tersenyum seperti vampire bodoh, ia juga langsung mendapatkan jitakan manis dari kris.

"kajja! Ayo kita kembali dan menyusun rencana kita dari awal lagi." kata kris, yang lain pun mengangguk dan pergi meninggalkan halaman sekolah.

-Skip-

{Nira pov}

Baru saja sampai dan turun dari mobil, aku sudah mendapat tatapan tajam dari seorang namja yang sedang berdiri di depan pintu dan menyilangkan tangannya didada, aku hanya tersenyum masam sambil berjalan kearahnya.

the vampireTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang