Memang Bukan Jodoh

65 12 25
                                        

Farnaya Faiha. Seorang gadis SMA yang tengah berada di atas panggung dengan memainkan gitar dan menyanyikan lagu yang membuat semua orang terpukau. Gadis itu kerap disapa Naya.

Dipetiknya senar gitar dengan jari lentiknya. Memainkan melodi dengan sepenuh hati. Terkadang beberapa helai rambutnya jatuh menerpa pipinya. Namun hal itu malah membuat penonton yang melihatnya semakin kagum akan kemanisan wajahnya dan merdu suaranya.

Naya melanjutkan lirik lagu yang ia nyanyikan sambil mengulas senyum tipis dibibirnya.

Tetaplah engkau di sini

Jangan datang lalu kau pergi

Jangan anggap hatiku

Jadi tempat persinggahanmu

Untuk cinta sesaat

Kau bagai kata yang terus melaju

Diluasnya ombak samudera biru

Namun sayangnya kau tak pilih aku

Jadi pelabuhanmu

Pikiran Naya menerawang pada kejadian empat bulan yang lalu. Dimana pujaan hatinya menjadikan dirinya sebagai pelarian sesaat. Ya, persis seperti lagu yang ia nyanyikan.

****

Flashback on

"Arga! Lihat deh, aku habis nulis cerita tadi. Kamu baca dong! Kayak biasanya, kan kamu suka baca cerita-cerita aku." Naya menepuk-nepuk pundak Arga yang tak kunjung meresponnya.

"Bentar Nay, baru chat orang penting nih." Jawab Arga sekadarnya.

Naya pun mengerucutkan bibirnya. Ia kesal, tak pernah Arga mengacuhkan dirinya sebelumnya. Apalagi tadi Arga bilang sedang chatting dengan orang penting.

"Siapa sih? Mama? Papa? Ya udah deh aku dengerin lagu aja. Ntar kalau udah selesai chat-nya kasih tau aku." Ujar Naya yang sebenarnya masih kesal. Namun ia mencoba biasa saja. Toh, sebenarnya Arga ingin chat dengan siapapun itu tak seharusnya Naya melarang, karena dia bukan pacar Arga ataupun seseorang yang memiliki hubungan spesial dengannya. Ia hanya orang yang dekat dengan Arga, menjadi teman curhat, terkadang baper dengan sikap perhatian Arga. Tapi nyatanya dia bukan siapa-siapa Arga disini.

"Iya." Jawab Arga singkat.

**

Malam hari via chat.

Arga.P

Nay

P

P

P

**

Naya yang baru saja selesai mandi tersenyum senang mendapat chat dari Arga. Ia pun segera membalasnya.

Farnaya.F

Kenapa ga? Kangen ya?:v

**

Dan tak berapa lama Arga sudah membalas chat-nya lagi.

**

Arga.P

Aku balikkan sama Tiara! Seneng banget Nay! Besok aku traktir kamu. Makasih juga udah jadi temen curhat Nay selama ini.

**

Naya hampir saja menjatuhkan ponselnya kalau ia tak segera duduk dan meletakkan ponselnya di meja.

Only TemporaryStories to obsess over. Discover now