1

53 6 0
                                        

Assalamualaikum semua ini cerita pertama saya maaf kalo masih banyak kurangnya

------------------------------------

"Nas nanasssskuhhhh" suara seseorang disebrang sana memanggil nashita yang tak lain dan tak bukan ituu suara kekasihnya bian

"Apa sih huh?" ucap nashita jengkel yang sedang membenarkan kunciran rambutnya. Kekasihnya itu memang sangat menjengkelkan

"Jalan jalan yok,mau gamau pokoknya harus mau. Bye sayangg tunggu aku 10menit oke" ucap bian tak terima penolakan

Seperti itulah kekasih nyaa sangat sangat menjengkelkan bukan?bahkan belum sempat mendapat persetujuan dari sang pacar ia malah memutuskannya secara sepihak. Tapi ya mau bagaimana lagi bian adalah kekasihnya yang menjengkelkan namun selalu membuatnya tertawa lepas setiap hari dan bisa juga membuatnya cemberut berhari hari,begitulah bian tapi nashita sayang

Saat nanas sedang berkutat dengan handphone nya pacar nya itu telah tiba dirumahnya bahkan sedang mengobrol dengan mamahnya dibawah,mati lah nanas ia kira kekasihnya hanya bercanda maka dari itu ia tidak bersiap dan lebih memilih chating dengan temannya di grup.

"Nanasss astaghfirullah,kamu ini ko tega banget pacar kamu ini loh udah nungguin dari 10 mnt yang lalu lah kamunya malah belum ngapa ngapain" ucap mamahnya menyembur nashita setelah memanggil anak bungsunya untuk segera bersiap

Dan nanas hanya bisa memberikan cengiran tanpa dosanya itu ke sang mama "heheheh"

"Haduh udah cepetan sono gepeel oke kasian pacar lu noh" ucap mama berlalu pergi dari kamar nashita ke lantai bawah

"Nanasssss cantikkkk udah siaappp" ucapnya tak bisa diam dan tak luput dari senyumnya itu. Nanas memang seorang gadis berusia 16tahun tapi terkadang tingkahnya masih seperti anak tk

"Heheheh ayo ayo kita pergi" ucap bian tersenyum melihat tingkah gadis manjanya ini

"Mah nanas sama bian pamit yaa. Assalamualaikum" ucap nanas dan bian bersamaan lalu mengamit tangan wanita cantik itu untuk berpamitan

"Waalaikumussalam sayang,hati hati ya bian anak mamah jangan dibikin lecet tapi kalo di culik gapapa ko hahah" ucap mama nanas yang langsung mendapat tatapan tajam dari sang anak

"Yauda kalian pergi gih ntar ke sorean"

"Okee byee mamaaa"

Maaf masi amatir dan maaf kalau ada kesamaan cerita tapi ini murni dari pemikiran saya ko

N A S H I T ADonde viven las historias. Descúbrelo ahora