Hai! Namaku Kei, usiaku 12 tahun. Aku tinggal di Tokyo, Jepang. Hobiku adalah berpetualang. Dan kali ini, aku akan menceritakan petualanganku ke Gua Kristal di liburan lalu.
Liburan lalu aku berkunjung ke rumah nenekku di Indonesia. Disana aku punya teman baik bernama Tanu. Dia juga sangat suka berpetualang sepertiku.
Hari kedua aku menginap di rumah nenek, Tanu mengajakku jalan-jalan mengelilingi kota. Dijalan, Ia menceritakan banyak hal tentang sejarah kota ini. Tapi ada satu hal yang membuatku terpanah dan penasaran, hal itu adalah gua yang tidak terawat disamping taman kota.
"Emmmm, Gua apa itu Tanu?" Tanyaku pada Tanu.
"Entahlah, aku tidak tahu. Ibuku selalu saja melarangku pergi ke sana. Karena tahun lalu, ada seorang wanita yang mencoba masuk ke gua itu, tapi sampai sekarang dia tidak kunjung keluar dari gua" jawab Tanu panjang lebar.
"Bagaimana kalau kita kesana besok pagi?" Tanyaku kepada Tanu.
"Aku juga berpikiran sepertimu Kei!" ucap Tanu.
"Baiklah, kita kesini besok jam 08.00!" Kataku.
"Oke, sampai jumpa besok!" Ucap Tanu.
"Sampai jumpa!" Kataku sambil mengayunkan tangan kananku.
.
.
.
.
Esok harinya
Waktu menunjukkan pukul 07.00 dan aku baru bangun. "Ya ampun aku terlambat menemui Tanu!" Ucapku dengan rasa kaget.
Aku pun cepat-cepat bersiap diri lalu sarapan.
Aku tidak bisa keluar rumah dengan alasan ingin menelusuri gua disamping taman kota, karena itulah aku beralasan ingin pergi ke rumah Tanu. Untungnya nenek mengijinkan aku pergi.
Sesampainya aku di depan muka gua, aku mencari Tanu dimana-mana tapi aku tidak menemukannya, yang kulihat hanyalah sebuah tas ransel dan jaket berwarna merah bertuliskan nama Tanu.
Aku pikir Tanu sudah masuk ke dalam gua, jadi aku menyusulnya. Aku pun masuk ke dalam gua, gua ini sangat lembab dan sedikit becek pada lantainya.
Setelah berjalan beberapa langkah, aku menemukan keanehan pada ukiran dinding-dinding gua, ukiran itu seperti menunjukkan suatu kode yang harus dipecahkan untuk menuju ke tempat yang ditunjukkan.
Aku berpikir keras untuk memecahkan kode yang diukir di dinding gua, "uuuukh! Ayolah satu kata lagi dan aku akan mengetahui isi kodenya" keluhku kepada kode yang lumayan sulit dipecahkan.
Aku berhasil memecahkan kode pertama, kode tersebut bertuliskan:
'Selamat datang di GUA KRISTAL! Selamat juga karena kamu berhasil memecahkan kode ini, di dalam sana ada dua jalan yang akan kamu temui di dalam Gua ini. Yaitu jalan menuju ke kristal-kristal dan jalan satunya lagi adalah jalan menuju tempat serigala jadi-jadian.
Untuk menuju ke kristal-kristal, kamu harus berjalan masuk lebih dalam lagi ke gua ini, ambil jalan sebelah kiri dan pecahkan kode berikutnya di sana!'
"Apa! Ini gua kristal! Aku harus menemukan kristalnya dan juga menemukan Tanu secepatnya!" Ucapku sambil melangkahkan kakiku menuju ke dalam gua yang semakin gelap.
Aku mengikuti instruksi kode tersebut, kakiku melangkah lebih jauh kedalam gua. Suasana menyeramkan mulai kurasakan ketika menginjak air yang sepertinya telah tercampur dengan darah karena aku mencium bau amis dari arah bawah dan airnya pun sedikit kemerah-merahan.
"Air apa ini? Amis sekali baunya! atau jangan-jangan? aku sedang berada di kawasan serigala jadi-jadian? Kalau begitu, aku harus segera pergi dari sini!" Ucapku yang mulai merinding.
Karena merasa terancam, aku berlari dengan kencang dan akhirnya menemukan dua jalan bercabang, aku teringat kode tadi bahwa aku harus mengambil jalur kiri. Maka aku pun melangkahkan kakiku ke arah cabang sebelah kiri dengan nafas tersengal-sengal.
Seperti dugaanku, aku menemukan kode lagi, dan kini kode tersebut memakai bahasa yang sangat sulit dipecahkan.
Aku mulai lelah memecahkan kode ini, pikiranku seperti terkuras habis, keringat membasahi dahiku, tanganku mengepal erat. Rasanya aku hampir putus asa membuka kode ini. Dan aku hanya bisa membaca 'jangan ambil kristalnya terlalu banyak!!!' padahal masih banyak kode yang harus kupecahkan.
Dikala aku lelah memecahkan kode, aku mendengar teriakan perempuan yang sepertinya ku kenal "Ahahahahahaha! Aku kaya! Aku kaya!".
Aku penasaran akan suara itu, perlahan aku mengikuti sumber suara itu muncul. Aku melihat cahaya yang lebih terang dari arah suara perempuan itu.
"Woooooow... Indahnya..." Kataku saat melihat danau dengan air terjun yang mengkilap karena disinari cahaya matahari dari sela-sela bebatuan gua yang luas.
Lalu terdengar suara dari arah sebelah kiri tempatku berdiri "Aku kaya! Woohoo!".
Aku menoleh ke arah kiri ku dengan rasa sedikit takut. Aku sangat terkejut ketika melihat Tanu berada diantara bongkahan kristal-kristal yang sangat banyak, cahaya yang timbul dari kristal itu membuatku takjub.
"Tanu! Kenapa kau tinggalkan aku tadi!" Ucapku kesal
"Aku bosan menunggumu. Jadi aku langsung saja masuk ke gua. Maaf ya.." Pinta maaf dari Tanu
"Iya iya. Kita sudah sampai di sini. Apa salahnya kalau kita mengambil sedikit dari bongkahan kristal-kristal ini!" Ucapku sambil tersenyum
"Yahh kau benar! Kita tidak bisa mengambil semua kristalnya, kita harus sisakan kristalnya! Karena jika kita mengambil semua kristalnya maka kita akan diteror dan tidak akan pernah bisa keluar dari gua ini selamanya" Ucap Tanu panjang lebar
"Darimana kau tahu itu semua Tanu?!" Kataku.
"Tentu saja dari kode yang aku baca dengan susah payah" Ucap Tanu dengan nada sedikit sombong.
"Wahh.. kau hebat ya! Bisa membaca kode sesulit itu! Aku saja tidak selesai memecahkan kode itu!" Puji ku pada Tanu.
"Sudah-sudah jangan memujiku! Nanti aku bisa salah tingkah" Kata Tanu.
"Iya iya baiklah" Jawabku.
Aku dan Tanu bergegas memasukkan sedikit bagian dari kristal itu ke dalam ranselku dan pergi meninggalkan gua kristal.
Kami menjual sebagian kristal yang kami bawa dari gua, dan sisanya kami buat menjadi sepasang kalung kristal yang sangat cantik.
Begitulah kisahku selama berlibur ke rumah nenek. Ini adalah liburan terbaik yang pernah kurasakan.
[Btw ini tugas Bahasa Indonesia dari Bu Han. Temen-temen.. please jangan copas yak! Gua capek mikir]
Salam semanis madu dari author! Sampai jumpa di cerita berikutnya ya!
Jangan lupa VOTE!
Sekalian dong baca + Voment karya pertama ku
'CINTA MONYET SAKURA'
ANDA SEDANG MEMBACA
CRYSTAL CAVE
PengembaraanKei akan berlibur ke rumah neneknya. Disana ada sebuah gua terlarang yang berhasil ditelusuri oleh Kei. Seberapa seru petualangan Kei di gua terlarang itu? Jawabannya akan kalian dapatkan kalau kalian membaca cerita ini. ~HAPPY READING~
