"Yang hilang boleh dicari, yang berlalu biarkan pergi, yang lampau tak dapat diulangi. Namun yang penting hari ini kita bisa menghargai."-Andreas
"Meminta maaf tidak selalu berarti bahwa kamu salah dan orang lain benar. Ini hanya berarti kamu mengha...
Hari itu benar-benar hari yang sangat ingin ia hapus dari memorinya untuk selama-lamanya. Matahari baru saja muncul dari sela-sela ketika ia sudah terlampau putus asa untuk menemukan tanda-tanda pelangi. Ya, hari itu. Di hari ketika ia memaki langit habis-habisan, di hari ketika kesabarannya sudah habis, di hari ketika ia menangis sejadi-jadinya seperti anak kecil, maka pada hari itu pula hujan turun dengan derasnya, semakin deras, dan semakin deras di teras rumahnya. Untuk pertama kali, ia menangis sejadi-jadinya. Sumpah serapah keluar dari lidahnya yang kelu. Ia sangat bodoh mempercayai seorang laki - laki, terbuai janji yang tidak tau kapan akan di tepati. Kini ia menatap langit yang seolah menggambarkan perasaannya saat ini. Tergores senyum di bibirnya yang tipis, senyum penuh dengan luka senyum semakin lebar dan semakin deras pula air mata yang mengalir dari kedua matanya, dia berusaha tersenyum meski sesakit apapun perasaannya.
Alicia Vexia Laurent itulah nama dia, kini ia berusaha berdiri, menghapus air mata menghilangkan sembab dimata berusaha tersenyum seoalah tak terjadi apa-apa dengan hatinya, berdiri dengan hati getir, betapa bodohnya ia menangisi seorang lelaki brengsek lelaki itu mengatakan sejuta kata manis, beribu janji penuh dusta yang membuat ia jatuh kedalam lubang kenestapaan, kini lelaki itu tengah bersama dengan wanita lain tersenyum bahagia tak tersirat rasa bersalahpun terhadap wanita yang menunggunya 2 tahun semenjak perpisahan itu. Dia cukup tau ia tidak ingin minta penjelasan apapun dari Aliendra, itulah nama lelaki itu, karena baginya sekarang cukup jelas ia tidak ingin mendengar penjelasan apapun dari mulut lelaki itu yang membuat hatinya makin sakit.
"Terimakasih atas segalanya, kenangan yang tak terlupakan aku takkan pernah menyesal mengenalmu karena kamu telah mengajarkanku rasa sakit, sabar dan menjadikan ku wanita yang kuat saat ini" gumam Alicia di tengah derasnya hujan yang mebaur dengan air matanya kini.
***
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.