Sangat sulit menjadi gadis buruk rupa. Selalu di kucilkan, di hina, bahkan orang yang kita cintai akan menjauhi kita, teman juga akan menjauh. Namun jangan bersedih!, karena setiap manusia adalah ciptaan Allah SWT.
Namaku adalah Bulan, Permata Kasih Bulan. Kalian pasti heran mengapa aku menulis catatan tentang gadis buruk rupa?. Karena aku adalah gadis yang memiliki wajah jelek, aku juga malas melakukan pekerjaan perempuan, aku juga tidak terlalu pintar, namun aku selalu mendapat pringkat 10 besar, nilaikupun selalu 65 keatas tidak pernah 65 kebawah. Aku hanya tinggal bersama nenekku dan kakekku, ibu dan ayahku tinggal di desa tetangga.
Tok..tok..
"Bulan mandi!, udah siang nanti kamu telat"
"Iya nek" aku mengambil handuk dan segera berlari ke kamar mandi.
Kebiasaan pagiku adalah mencatat rangkaian kata-kata sesudah bangun tidur. Kali ini umurku baru 11 Tahun, heran?, tentu kalian heran. Disaat umurku baru 11 Tahun, aku bisa merangkai kata-kata, bahkan tentang cintapun aku bisa.
"Bulan, sarapan dulu atuh!" ucap nenekku. Ah sarapan, aku benci itu.
"Nenek bekalin aja deh!, aku gak mau sarapan"
"Kebiasaan kamu itu mah, yaudah ini"
"Hehe" aku terkekeh, karena nenek tau bahwa aku tidak suka sarapan.
Tin..tin
Itu mungkin suara klakson Vino. Kalian pasti heran, mengapa anak yang berumur 11 Tahun boleh membawa motor?. Karena ini desa bukan kota, kalo ini kota, mungkin gak ada yang bisa mengendarai motor.
"Nek aku berangkat ya?, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Aku berlari keluar rumah. Aku melihat Vino yang menaiki motornya, dia sedang menungguku.
"Vino"
"Lan cepet" akupun berlari ke arah Vino. Saat aku sudah hampir sampai tiba-tiba...
Bugh... aww sakit sekali.
"Lo gak apa-apa Bulan?" Tanya Vino.
"Gue gak apa-apa kok" padahal tubuhku sakit sekali, kepalaku jadi pusing gara-gara jatuh.
"Bener gak apa-apa?" Tanya Vino.
"Iya"
"Yaudah, ayo naik" akupun naik motor Vino. Vinopun melajukan motornya menuju sekolah. Vino Ariansyah, sahabatku dan orang yang aku cintai. Aku memang sudah bisa mencintai seseorang, tapi aku takut aku kecewa pada orang yang aku cintai.
"Lan, lo tau anak baru gak?" Tanya Vino.
"Anak baru? Emang ada?"
"Ada, namanya Aira"
"Dia di kelas apa?"
"Di kelas 4 C"
"Pantas gue gak tau, lo tau dari mana?"
"Dari Fiko"
"Apa hubungannya sama gue?"
"Gue mau lo kasih surat ini untuk dia" surat? Surat apa ini?. Apakah Vino suka pada Aira.
"Surat apa?"
"Surat cinta gue untuk Aira" jawab Vino. Uh sakit sekali, ternyata Vino tidak mencintaiku. Sudah 1 Tahun aku menantimu, ternyata kau mencintai wanita lain. Betapa sakitnya hatiku, penantianku sia-sia, dan tidak membuahkan hasil.
"Lo maukan?" Tanya Vino. Aku hanya mengangguk, sungguh hatiku sangat sakit. Vino tersenyum saat melihatku mengangguk dari spion. Rasanya aku ingin berteriak aku mencintaimu Vino namun aku tidak bisa melakukannya.
YOU ARE READING
Kisah Cerita Dan Kehidupanku
SpiritualKisah ini diambil dari kehidupanku. Namun ada bab yang tidak dari kehidupanku. Mencari cinta sejati itu sulit, apalagi bila buruk rupa. Namun aku akan terus berusaha hingga aku menemukan cinta sejatiku. Ya Allah, bantu aku mencari cinta sejati. ...
