b.o.y.s (love)

2.1K 167 24
                                        

Disc : Masashi Kishimoto
Au!School, Yaoi, OOC, Typo, No Edit, and Just for Fun
.
.
.

B.O.Y.S
By.Puyamoya
~

Nguuuuung..

Bunyi sirine menggaung ditengah malam. Meramaikan suasana asrama putri yang sebagian penghuninya sudah terlelap.

"Sial," pemuda berambut nanas baru saja melompati pagar, berlari tunggang langgang meninggalkan keributan yang mungkin saja sudah dibuatnya.

Sementara seorang gadis pirang diikat dua berdiri sambil mengipasi lehernya yang masih terasa panas dengan senyum geli dibibirnya.

Selalu saja begini.

Pihak asrama akan membiarkan siapapun masuk dan bertemu dengan penghuninya setiap malam. Mereka akan dibiarkan mengobrol hingga larut dan akhirnya melakukan hal intim, namun setelah keduanya bernafsu sirine akan segera berbunyi nyaring dan mengusir siapapun tamu yang sedang horny.

"Brengsek," lagi-lagi pemuda nanas bernama Shikamaru itu mengumpat.

Dia masih berlari menuju asrama pria.

Ya, SMA Konoha salah satu SMA terbaik di Jepang. Memisahkan kegiatan sekolah berdasarkan gender. Murid-muridnya ditampung pada dua asrama yang berbeda. Asrama Putera dan Asrama Puteri.

Dengan gedung saling membelakangi dan Gedung Sekolah sebagai pemisah ditengahnya.

Kegiatan belajar-mengajarpun dibedakan, kecuali untuk pelajaran outdoor, biasanya tak jarang ada guru yang sengaja menggabungkan siswa putra dengan putri.

Itulah sebabnya banyak pasangan yang tercipta selesainya mereka bertemu pada pelajaran tersebut. Seperti Shikamaru Nara dan Temari yang dipertemukan pada pelajaran melukis yang saat itu ditugasi melukis pohon yang ada di belakang sekolah.

Pertemuan singkat itu telah memupuk rasa rindu, mengungkap rasa cinta saat libur sekolah dan mereka bertemu diluar gerbang sekolah.

Membuat janji dan menjadi sepasang kekasih.

Malam ini, sesudah meminta izib dari penjaga asrama putri pemuda Nara itu berhasil masuk bertemu sang pujaan.

Memadu kasih sampai dia terjebak.

Sial.

Shikamaru masih berlari mengitari gedung sekolah untuk sampai ditujuan. Asrama putera.

Memang susah dan menyakitkan berlari saat kau sedang mengeras dibawah sana.

Sambil sesekali menyentuh dengan niat melonggarkan celananya yang sudah sesak, Shikamaru tergesa membuka gerbang asrama.

Tentu saja tidak dikunci. Inilah perbedaannya dengan asrama perempuan yang lebih ketat.

Dengan langkah lebar-lebar dan cepat dia menuju lantai dimana kamarnya berada.

Lantai 3.

Tanpa lift, sungguh dia sangat tersiksa saat ini.

Sepatunya lebih keras menghentak lantai dimana kamarnya berada, oke, beberapa langkah lagi.

Shikamaru berusaha mengatur nafas.

Tok tok tok

Mengetuk pintu dia berdiri dengan tidak sabar.

Pintu bergeming, Shikamaru frustasi.

Dok dok dok

Disingkirkannya sikap sopan santunnya, dia menggedor pintu.

"Buka!" teriaknya lantang.

B.O.Y.S (Love)Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora