1. he

37 4 0
                                        

Seorang gadis dikuncir kuda terlihat sedang berjalan di koridor sekolah. Gadis itu pun berjalan menuju kelasnya XI IPA 1. Di koridor ia disapa oleh murid-murid yang menyapa nya dan dibalas olehnya dengan ramah.

Kavilla Ressandra. Gadis manis dan ceria mempunyai otak yang berilian, ahli dalam berbagai hal dan selalu mendapakan juara umum. Jika ia mengikuti olimpiade dan lomba-lomba, ia selalu meraih juara pertama. Dan pada saat ini belum pernah ada yang mengalahkan nya kecuali dia- cowo itu- pada saat smp.

Villa pun sampai di kelas. Di kelas hanya ada beberapa siswa siswi, l kualu ia pun duduk di bangkunya dan menelungkupkan kepalanya di lipatan tangan yang ia buat.

'brakk'
seketika villa terkejut dan mendongak mendapati sahabat nya sekaligus teman sebangkunya itu, shilla carandifta sedang nyengir dengan cantiknya dan setelah itu duduk di sebelah villa.

"kenapa mata lo, kaya cewek yang habis di tinggal pacar terus nangis kejer di kamar." Ucap shilla sambil memperhatikan mata villa yang terlihat seperti mata panda baginya.

Villa memutar matanya malas. "Abis ngerjain tugas,semalam gak tau kenapa tugasnya tuh kaya susah susah gampang."

"masa,,seorang kavilla ressandra gak bisa ngerjain pr kaya gitu, kaya nya lo bukan villa deh." Ucap shilla terhenti, sambil memicingkan matanya menatap villa dan melanjutkan ucapannya. "Lo siapa njirrrr !" sambil menunjuk villa

"ih, lo apaan sih, shill. semalam tuh mood gua turun jadi susah kalo lagi kaya gitu."

"iya ,iya gak usah sewot dong, B aja." Ucap shilla dengan kesal.

"HAI SEMUA GADIS CANTIK DAN IMUT SEANTREO SEKOLAH DATANG!!.." teriak aliffa dengan suara cempreng nya itu. Ia juga adalah salah satu sahabat villa.

Sudah menjadi kebiasaan kelas XI IPA 1 setiap hari mendengar aliffa seperti itu, karena memang ia yang mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi.

"apa sih liff teriak teriak,cantik aja nggk,," celetuk shilla yang jengah mendengar teriakan seperti radio rusak baginya.

"ih, apaan sih. Emang gue cantik, imut lagi." Balas aliffa sambil duduk di bangkunya yang berada dibelakang bangku villa dan shilla.

"apa ,, imut kata lo? Yang ada bukan imut tapi kaya marmut!" seru shilla sambil tertawa bersama villa.

Aliffa merengut dan bersedekap sambil mencebikkan bibirnya. " AAA.. KALIAN JAHAT YA..!!"

"idihh,, baper banget lo.." celetuk villa sambil melihat aliffa dengan jijik.

"iya nih,, apa coba itu bibir di gitu-gituin." shilla ikut mengomentari aliffa.

"tambah maju tu bibir baru tau rasa." ucap villa menambahkan.

"udah yuk vi, biarin aja dia. Kita ke kantin aja." Ajak shilla sambil menarik tangan villa.

"eh, kok gitu sih. Gue ikut!" teriak aliffa dan mengejar dua gadis tadi.

***

Sesampainya di kantin mereka langsung memesan makanan dan memilih duduk di meja pojok kantin.

Shilla melirik villa yang sedang memakan bakso nya. "vill, eh sorry vi. Kata anak-anak ada murid baru loh.."  – villa nggak suka di panggil vill karena menurut nya vill itu sama dengan kata upil –

"Trus, ngapain bilang ke gue??" sambil melihat ke arah shilla.

"vi, katanya murid barunya itu ganteng banget . dia juga cerdas sama kaya lo." ujar aliffa dengan antusias yang tiba –tiba ikut nimbrung ngobrol.

"dari mana lo tau dia ganteng + cerdas kaya yang lo ceritain." Villa memutar mata nya malas mendengar cerita aliffa. Karena memang aliffa suka dengan cowok ganteng, tapi aliffa Cuma sekedar suka. Garis bawahi sekedar suka, setelah melihat orang nya dia akan bersikap biasa saja.

VigoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang