"Aku ingin kita bicara" tiba tiba dia datang dan menghampiriku di tengah keramaian mahasiswi
"Ada apa" seraya tangannya menarik ku ke tempat yang lebih sepi
"Kita akhiri sampai disini" katanya tenang dengan wajah datar tak berdosa
"Apa maksud mu?" Meski aku tahu kearah mana pembicaraan ini
"Akhiri hubungan tak jelas ini,aku tak nyaman berada di dekat mu" katanya secara gamblang tanpa pedulikan perasaan ku
"Hubungan tak jelas,kau fikir aku main main dengan perasaan ini" kataku menahan laju air mata yang siap mengalir
"Suka tidak suka,kita harus berakhir. Aku bosan dengan mu" katanya tak berdosa lagi
Plakkkkk
Tamparan keras ku darat kan pada pipi kirinya. "Apa kau bilang?? Bosan?? Kau pikir aku barang , yang seenaknya kau buang setelah bosan. Hahh!!" Kataku penuh emosi
"Alasan gak masuk akal bi.setelah apa yang kita lalui.dan kamu minta berakhir" tak kuat lagi aku menahan sakit nya hati ini
"Maaf ra,bukan niat ku menyakiti mu.tapi kita tidak bisa bersama"
Tak kuasa lagi aku menahan sakit nya hati ini.aku menangis sejadi-jadinya.apa salah ku?
"Beri aku alasan bi?" Rintihan ku tanpa memandang pria di depan ku ini
"Aku tak ingin mengecewakan orang tuaku"katanya merasa bersalah
"Thanks,,selalu alasan itu yang kamu benarkan" kata ku bangkit dari bangku taman dan pergi meninggal kan dia
Hari ini harus nya jadi hari bahagia kita Abi.
Kamu harus tahu bahwa ada nyawa lain yang bergantung pada hidup ku.
Setiap janji yang kau ucap nyatanya hanya sekedar angin lalu.
Apa yang harus ku lakukan, mengapa aku tak pernah merasakan rasanya dicintai.
Selalu duka yang ku dapat,dan kau berikan tambahan duka di atas banyak nya beban yang kujalani
25-08-2017
YOU ARE READING
Aira & Abi
RomanceBagaimana rasanya ketika kita mencintai dan dia tahu bahwa kita punya rasa dengannya dia, dia malah menjauh? Bagaimana rasanya ketika tuhan selalu mentakdirkan kita untuk bertemu tanpa saling menyapa? ~Aira Rozhima~ Aku pernah menjadi seoran...
