Symbol

781 44 10
                                        

Diane

Hai semua perkenalkan namaku Diane Salven Witwican. Lahir di Forks Washington AS, aku putri kedua dari 2 bersaudara. Ayahku Didy Witwican adalah anggota utama di FBI, sedangkan ibuku Arny Salvenus adalah anggota tim NASA, lalu kakakku Styan dan suaminya Rief adalah anggota CIA, lalu aku? Mmm... Tentunya aku masih sekolah.

Kami tinggal di rumah macam istana buckingham (hanya besar dan luasnya saja), di rumah yang mewah ini aku tinggal dengan keluargaku. Bagi kalian mungkin enak hidup sepertiku, tapi sungguh menjadi aku sangatlah rumit. Memang benar... Rata rata keluargaku adalah tim khusus yang keren (walau bagiku biasa aja) tapi jarang sekali ada kehangatan keluarga.

Seperti hari ini... Pamanku Samuel King memintaku untuk membantunya memecahkan kasus pembunuhan Ny. Rose tentunya aku bersedia, yah... Karena hari minggu saja aku jadi ingin masuk dunia intelegent.

Banyak yang aku dapatkan dari TKP dan bukti bukti yang ada di 1 lokasi. Seperti:
- 1 mayat
- 1 pisau
- beberapa robekan baju
- dan sebuah topi biru

Setelah seluruh bukti terkumpul aku dan Jones (Partnerku no. 1) membawanya untuk diotopsi dan di periksa oleh Dr. Nathan.

Tak lama kami menemukan 2 tersangka yang diduga pembunuh Ny. Rose, setelah dikumpulkan bukti seperti: kaus bola warna biru muda, nomor 9 dipunggung kaus, topi biru, pelakunya dapat dipastikan adalah tangan kanan.

Pamanku memintaku untuk menjebloskan tersangka yang sesuai kriteria yang ada ke penjara. Dan...
Boom!!! Aku berhasil menemukannya dan segera tersangka itu kujebloskan ke jeruji besi. Untuk nama lebih baik kurahasiakan saja, setelah selesai dari kepolisian Jones mengantarku pulang kerumah.

Saat sudah dirumah aku bisa lihat keluargaku yang masih setia dengan laptop, telfon, dan alat kerja mereka.
Aku berniat untuk menceritakan pengalamanku tadi kepada mereka tapi...

"Mama! Mama tahu tidak? Tadi paman Samuel" kata kataku terpotong
"Aduh sayang, nanti saja ceritanya mama banyak tugas ya. Ayo Didy kita berangkat profesor sudah menunggu kita. Bye sayang" pamit ortuku setelah mencium keningku dan pergi.
"Apa kalian tak bisa libur sehari?" tanyaku
"Apa maksudmu sayang? Ini tugas penting dan mama harus selesaikan. Besok saja kamu cerita ya bye sweet heart!" tolak mama dan pergi dengan papa dengan buggati miliknya.

Tak apa... Mereka memang sibuk, setidaknya kakak Styan Pasti sudah libur jadi aku bisa cerita. Aku bergegas ke kamarnya dengan lift, setelah sampai aku segera berlari menemui kakakku itu, tapi...

"Kak! Kau tahu aku baru saja" dipotong
"Ahh! Nanti saja ceritanya kakak lagi sibuk, yaudah kakak mau pergi dulu kamu jaga rumah sama Cogman ok? Bye Sweety!" pamit kakakku dan pergi dengan Ferarri pribadinya.
"Baiklah hati hati..." jawabku lesu

Yap! Inilah aku, hidup mewah dengan keluarga genius, dan disiplin saking disiplinnya sampai gak ada waktu buat ngobrol bareng, tak perlu ngobrol menyapapun jarang. Kadang aku berpikir...

  Apa aku setidak beruntung itu? Sampai aku tak bisa merasakan kasih sayang keluargaku disaat aku butuh? Dimana kalian saat aku ingin bercerita tentang pengalaman baruku? Dimana kalian saat aku sedih? Dimana kalian saat aku kesepian? Apa lebih penting reputasi, medali, dan pangkat tinggi di tigas kalian dari pada aku?

"Nona..." Cogman memanggilku
"Ah rupanya kau, ada apa?" tanyaku sambil berusaha menyembunyikan tangisku.
"Nona masih memendam itu semua?" tanyanya
"Hahaha... Mau bagaimana lagi? Memang inilah yang bisa kulakukan" kataku dengan senyum palsu
"Nona... Ada yang perlu nona lihat di ruangan khusus." kata Cogman dan menarik tanganku lembut

Baiklah... Mungkin di rumah ini hanya Cogman si robot peninggalan kakek yang selalu menemaniku diaaat keluarga manusiaku sibuk SETIAP DETIK. Dia yang memelukku kala aku takut, dia yang menghapus air mataku, dia juga yang memarahiku.
Aku begitu menyayanginya.

"Lihat ini" ucapnya menunjuk tengah meja berukiran klasik.
"Apa itu?" tanyaku
"Symbol nona, symbol Autobots dan decepticon" jelasnya
"Apa mereka masih ada di bumi di tahun 2017 ini? " tanyaku
"Sebagian besar menganggao mereka mitos dan hanya animasi belaka, tapi keluarga ini tahu bahwa mereka memang ada." jelasnya
"Apa... Itu artinya Transformers ada di dunia nyata?" tanyaku
"Kau harus membuktikannya sendiri nona. Ah iya, dari pada otak nona masih memikirkan symbol ini yang makin lama semakin jelas dan gak karuan, lebih baik nona..." dia mengambil sesuatuhal di dinding lalu,
"Hap! Baiklah Cogman... Kita akan duel siapa yang kalah dia yang harys memasak!" tantangku setelah menerima pedang merlin darinya

Symbol apa itu? Apa kalian benar benar ada? Aku akan menunggu kalian, sampai kapanpun.

🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬

Holla!!!
Maaf author gak jelas banget, soalnya secara gk sengaja temen author ngehapus cerita NEW ALL PRIME milik author. Sebagai gantinya cerita inilah yang hadir, maaf ya kalau masih kurang jelas dan banyak typo... Maklum author masih pemula.

Oh iya ini cerita hasil i-ma-ji-na-si 🌈 author sendiri, jadi mohon untuk tidak mengcopynya ya😊

Ok vote and comment kalian jangan lupa bye bye

Transformers "New Generation Prime"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang