[MingKit] - 0

124 9 24
                                        


[Mingkwan POV]

Alunan lagu dari Café ini sungguh mengingatkanku akan kemelankolisanku. Iya, saat aku bersama P'Kit aku akan merasa seperti pemain protagonist yang seakan-akan hidupnya selalu tersakiti layaknya serial tv sebelah yang sering aku tonton. Terbawa alur lagu, munculah sebuah pertanyaan yang sering sekali keluar dari otakku.

"P'Kit, apakah kamu benar-benar menyukaiku?"

Kit yang mendengarnya langsung mendongakan kepalanya lucu

"hm? Pertanyaan macam apa itu? sekarang saja aku ada disini bersamamu dan menemanimu, apa ini semua belum jelas Ai'Ming?"

Aku hanya bisa diam dengan jawaban P'Kit. Sepertinya aku terhanyut dalam lagu ini. P'Kit benar, dia sedang menemaniku disini. Karena dia selalu benar.

Sedetik kemudian ponsel P'Kit berbunyi, telepon masuk rupanya. P'Kit tergesa-gesa mengambilnya dari meja sembari dia berdiri dan berpamitan padaku untuk menerima teleponnya. Aku tersenyum menandakan aku mengizinkannya. Dengan badan P'Kit yang menjauh dari meja, akupun mulai bermonolog ria dengan mode ceriaku.

"Ah, bodoh. Haha, P'Kit benar, dia ada bersamaku sekarang, ahh aku terlalu memikirkan sesuatu yang tidak-tidak tentangnya, dia ada bersamaku dan tentu saja dia menyukaiku"

Aku melihatnya dari sini, ditemani dua cangkir kopi yang masih hangat. Kulihat P'Kit asyik berbicara dengan ponselnya. Tertawa, manis. Pikiranku berubah menjadi melankolis lagi, dan lagu ini pun tak juga berhenti. Entah tidak berhenti atau lagu ini memang selalu diulang oleh Café ini, aku hanya bisa tersenyum. Hanya tersenyum dengan lirik yang sama saat mengingatkanku pada pertanyaan itu.

"You say I'm Crazy, cause you don't think I know what you've done

But when, you call me Baby, I Know I'm Not The Only One"

Terlihat P'Kit menyudahi acara teleponnya, aku pun masih dalam keadaan yang sama tersenyum, kearahnya. P'Kit berjalan kearahku, dia juga tersenyum padaku. Aku tetap melihatnya hingga ia duduk didepan mataku,dan aku tersadar bahwa P'Kit tersenyum padaku bukan karena dia mencintaiku,dia tersenyum karena berterimakasih padaku karena sudah memberinya waktu berbincang dengan seseorang diseberang telepon . Seseorang yang tidak seharusnya ada didalam hubungan ini. Ai'Gugkai.

Aku hanya bisa tersenyum sekali lagi, tak ingin meninggalkan waktu dan suasana ini, sekalipun. Dan biarlah aku memandanginya dalam diam ditemani secangkir kopi hangat dengan lagu yang tak henti-hentinya di putar.

Sam Smith – I Know Im not The only One

(((sebenernya banyak banget alur story diotak  gue, tp otak gue ga sinkron sama tangan, gabosa ngetik bagus yang ala-ala gitu, huuuhh heraaan wkwkwk, iseng ya gua bikinnya, mohon bantuannya juga:((((((((((((((((((((((((((())))

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 31, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ONESHOOTStories to obsess over. Discover now