Mr. Barbar ~ part 1

36 2 0
                                        

Tringg tringg...
Alarm di kamar gadis cantik dan mungil pun berbunyi...

"Rara bangun udah siang" teriak seseorang sambil mengetuk pintu kamarnya a.k Mamanya Rachell

Ya gandis itu bernama Rachell Adhitama, dan akhirnya dia pun bangun

"Iyaa mam.." teriaknya dengan suara serak khas orang baru bangun tidur

Rachell pun ke kamar mandi dan bersiap-siap.
50 menit akhirnya Rachell pun sudah siap memakai baju putih-abu-abu, almameter berwarna biru, rambut diikat satu, dan sepatu nike biru.

"Mam aku pergih dulu ya" ucap Rachell sambil mencium tangan mamanya.

"Kamu gak sarapan dulu ra?" Tanya Yuli a.k mama Rachell yang sedang duduk dimeja makan

"Engga mah, hari ini aku tugas osis" ucap Rachell sambil mencari konci mobilnya

"Yaudah kamu hati-hati yah" Ucap Yuli

" iya aku pamit ya mam." ucap Rachell sambil mencium tangan mamanya

Setelah 30 menit akhirnya Rachell pun sampai disekolahnya yaitu SMA Megantara, dia pun jalan ke khoridor untuk ke ruang osis.

"Misi kaa" Teriak Rachell sambil mengetuk pintu

"Masuk" ucap seseorang dibalik pintu

"Eh rachell calon masa depannya aku, ada apa chell?" Tanya orang tersebut

"Hehehe bisa aja ka rio. Ini ka rii, aku mau nanya sekarang aku piket apa ka? Piket gerbang atau piket ruangan aja?" Rachell bertanya sambil geleng-geleng kepala melihat seniornya itu.

"Usaha gpp kali chell. hmm... Kamu piket gerbang aja ya chell? soalnya si iqbaal gak masuk hari ini, gpp kan?" ucap orang tersebut a.k Rio senior Rachell di osis

"Hehehe yaudah deh iya... aku permisi dulu ya ka" ucap Rachell sambil tersenyum

"Iya hati-hati ya calon masa depan" ucap Rio dengan senyumnya

"Hehehe sip ka" ucap Rachell balik senyum sambil mengajungkan jempolnya

07.15
Motor ninja berwarna biru pun masuk kehalaman sekolah, orang tersebut pun turun dari motornya. Dan rachell yang melihat orang tersebut langsung menghampirinya.

"Ck, jam segini baru dateng! Lu kira ini sekolah punya nenek moyang lu!" ucap Rachell dengan nada menyindir

"Kalau iya kenapa? Peduli apa lu?" ucap orang tersebut dengan jutek

" ini udah jadi tugas gua buat ngehukum murid yang gak tau aturan kaya lu!" ucap Rachell dengan tegas

"Siapa lu? Seenaknya ngehukum orang" ucap orang tersebut tidak peduli

"Itu udah jadi tugas gua sebagai anggota osis ya!" ucap Rachell menahan amaran

"What ever, gak perduli gua!" ucap orang tersebut cuek dan pergih meninggalkan Rachell

"Eh Mr. Barbar lu tuh bener-bener urakan dan gak tau aturan ya! Lari keliling lapangan 20 kali!" ucap Rachell yang berhasil memberhentikan langkah orang tersebut

Orang tersebut pun kembali mendekan ke arah Rachell...

"Kalau gua gak mau gimana?" tantang orang tersebut yang makin medekat dengan Rachell

"Gampang, gua tinggal kasih lu poin!" ucap Rachell dengan senyum sermiknya

"Oh ya! Lu berani sama gua!" ucap orang tersebut sambil mendekat lagi kearah Rachell

"Eh mau ngapain lu? Jangan macem-macem ya Mr. Barbar!" ucap Rachel ketakutan karna orang tersebut semakin dekat dengannya

"Gak usah takut sama gua, gua udah jinak ko!" ucap orang tersebut yang wajahnya sangat dekat dengan Rachell
"Oh iyaa nama gua Raka putra m.e.g.a.n.t.a.r.a, silakan dicatat baik-baik nama gua!" lanjut orang tersebut sambil menekan kata megantara ditelinga Rachell

Raka pun meninggalkan rachell yang masih berdiam diri karna terkejut mendengar ucapannya tersebut...

"Jadi dia anak yang punya sekolah ini" rachell membantin sambil melihat punggung Raka

Well gua kebanyak bikin cerita tapi gak ada yang gua lanjutin, kali ini gua bakal lanjutin cerita ini.
Maaf ya kalau kata-katanya tidak dapat dipahami maklum baru belajar menulis novel

Mr. BarbarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang