"eh !!! bangsat, lo kalo di suruh senior jangan ngelawan." kakak senior bernama alister yang menyuruh siswa culun bernama dion untuk membelikannya makanan.
"baik ka." Dion dengan muka ketakutan.
"lo jangan keras keras alister sama adek kelas." ucap chiko kepada alister.
"yailah lebay benget lo, jangan dilembekin." bastian sambil tabok kepala chiko.
***
kring, kring, kring
*suara bell masuk kelas.
siswa cewek terburu buru dari kantin ke kelas sambil membawa minuman saat dia lagi lari tiba - tiba menabrak siswa lain.
"Sel !!! kalo lo punya mata bawa minuman yang benar dong, baju gua kotor nih.. dasar kacung." ucap fiona yang telah ditabrak selina.
"eh fi... gua jatoh gara gara lo juga." selina dengan muka emosi.
"udah tampar aja fi." kata temanya fiona yang bernama keysa.
fiona sambil angkat tangan dan akan tampar selina "dasar lo kacung !!!."
"ah...." selina ketakutan.
Sebelum tangan fiona mengenai selina, tiba tiba tangan fiona di pegang sama siswa yang tidak dikenal.
"lo jangn ikut campur urusan gua, lepasin tangan gua." ucap fiona ke orang tersebut.
siswa yang pegang tangan fiona, menapat matanya fiona dengan tajam dan muka sinis yang membuat fiona engga jadi menampar selina.
"lo siapa ? Siswa baru di sekolah ini." ucap keysa.
"udah.. udah... ayo kita balik aja kekelas." gitta menarik fiona dan keysa untuk pergi kekelas.
***
"makasi ya, udah tolongin gua." selina sambil berdiri.
"nama gua selina, nama lo siapa ?." selina sambil julurkan tanganya.
siswa yang menolong selina tidak menjawab dan pergi begitu saja.
"woy, lo mau kemana gua belom tau nama lo, eh ... so benget mantep." kata selina.
selina melanjutkan balik ke kelasnya.
***
selina adalah siswa kelas 12 dan menjadi salah satu siswa terpintar di sekolahnya. Fiona, keysa dan gitta adalah siswa kelas 12 juga sama seperti selina tapi beda kelas.
***
guru bahasa indonesia masuk kekelas selina.
"selamat pagi anak - anak." ucap guru sambil melihat baju selina yang kotor.
"baju kamu kenapa sel ?"
"engga kenapa kenapa bu, ini cuma noda dikit doang kok." selina sambil mengelap bajunya.
"yaudah nanti kamu bersih - bersih lagi kekamar mandi." ucap guru bahasa indonesia.
tok, tok, tok
ada kepala sekolah masuk ke kelas selina.
"selamat pagi anak - anak." kepala sekolah sambil membawa siswa baru.
"mohon maaf ibu dan anak - anak sekalian sudah menganggu proses belajar, bapak kesinih mau memberitahukan ada siswa baru yang masuk kekelas kalian." kepala sekolah menyuruh siswa baru untuk mengenalkan dirinya.
"perkenalkan nama gua Barra Askara Putra siswa pindahan dari jakarta." ucap siswa baru bernama barra.
"hah... lo ?" selina dengan muka kagetnya.
"silahkan barra duduk disamping selina." ucap kepala sekolah, setelah menyuruh barra duduk kepala sekolah kembali keruanganya.
"lo bisa ngomong juga ya." ucap selina sambil ngeledek.
"btw, lo ngapain pindah ke bandung ?"
"emang penting buat lo kalo gua pindah ke bandung ?" ucap barra dengan dinginya.
"ya... engga juga si, tapi makasi ya sama kejadian tadi kalo engga ada lo mungkin gua udah kena gampar sama fiona."
kring, kring, kring
*suara bell istirahat.
"bar, lo mau kekantin engga sama kita - kita ?" ucap siswa di sebelah barra.
"oh iya gua belom kenalin diri, nama gua mahendra dan yang di belakang itu teman gua namanya daniel."
"ayo bar, sekalian keliling sekolah." ucap daniel.
barra berdiri untuk ikut dengan mahendra dan daniel pergi kekantin.
***
Di kantin SMA Nusa Bangsa
"eh kacung mana setoran hari ini." ucap alister.
"enggak ada ka, uangnya buat nanti saya naik angkot."
"yaudah kalo gitu lo pijitin gua sekarang." ucap bastian
"hahahah enak juga ya pijitan lu, engga mau jadi tukang pijit plus plus ajah lo." bastian sambil tertawa dan mentoyor kepala siswa tersebut.
"lo jangan gitu lah bas, kasihan dia udah engga ada uang jadi babu juga." ucap chiko.
"eh chik dari tadi kok lo beda jadi tiba - tiba sok baik gitu, kenapa lo ?"
Chiko diam tidak menjawab pertanyaan bastian dan melanjutkan makan.
"lo tuh kalo di tanya jawab bangsat !!!" bastian sambil tarik kerah chiko.
"eh bangsat, lo bisa engga usah pegang kerah gua." chiko emosi akibat kerahnya di tarik.
"lo lama - lama kayak anjing juga ya, bangsat lu chik... " sambil memukul chiko.
*plak
"eh anjing kok lo pukul gua bangsat." chiko balik memukul bastian.
*plak
"bangsat, gua lagi makan bisa engga lo berdua diam." ucap alsiter sambil bangun dan pukul meja kantin.
"lo kalo mau berantem di ring jangan di sini, katro lo !!!" alister memisahkan chiko dan bastian.
"tapi dia duluan bos yang mulai." ucap chiko.
"udah lo diam anjing." alister dengan nada marah.
kejadian tersebut di liat sama siswa siswa yang berada di dalam katin termasuk barra, mahendra dan daniel.
"kenapa dia di buli ?" barra bertanya kepada mahendra.
"coba lu jelasin daniel." mahendra malah bertanya balik ke daniel.
"Jadi di SMA Nusa Bangsa termasuk sekolah elit dibandung yang siswanya sering memakai barang brand brand mahal, untuk bisa masuk kesekolah ini ada dua cara yaitu dengan uang dan biasiswa. Tetapi sekolah ini sering terjadi pembulian, pemalakan dan kenakalan lainnya terhadap siswa siswa yang memiliki ekonomi yang kurang. Siswa terkenal karena sering melakukan pembulian adalah alister, chiko dan bastian." daniel menjelaskan kondisi sekolah sma nusa bangsa ke pada barra.
tiba - tiba barra teringat kejadian yang menimpa di masa lalu.
Bersambung...
YOU ARE READING
Barra Askara
RomancePembulian sering terjadi disekolah, selina oktavia bertemu seorang cowok yang membantunya saat selina sedang di buli oleh temannya. Cowok yang menyelamatkan selina ternyata bernama asli barra askara. Barra askara adalah siswa baru yang pindah dari j...
