PROLOG

80 5 0
                                        

"Kamu jalan sama Deyan kan kemarin? Aku lihat kamu jalan sama Deyan di mall! Kalian bergandeng tangan! Apa itu namanya bukan selingkuh Key?!"

"Enggak Kar, percaya sama aku Deyan itu.."

"Apa? Kamu mau bilang kalo Deyan sama kamu itu gak selingkuh? Aku kira kamu cewek baik-baik tapi ternyata apa Key? Kamu ngerusak kepercayaan aku!"

"Kara jangan potong omongan aku! Please dengerin aku dulu, Kar! Dengerin penjelasan aku!"

"Udahlah Key gak ada yang ha.."

"Kara awas di depan ada pohon!!!!"

BRAKKKKK

"Kara.. ayo keluar dari mobil Kar!"

"Kara bangun Kar please bangun! Ayo kita keluar!"

"Please Kar, kamu gak boleh pergi sebelum tahu kebenarannya Kar!"

"Kara maafin Key."

💐💐💐

"Qil? Are you okay?"

"Kara mana Tas? Kara mana?"

"Qil, Kara pergi."

"Tasya, nanti kalau Kara udah sembuh suruh jenguk aku ya Tas."

"Qil, kamu harus kuat, Kara udah pergi ke tempat yang jauh lebih baik."

Tidak mungkin, ini pasti cuma mimpi. Aqila mengerjapkan matanya berharap ia bangun dari bunga tidurnya. Secepat dan sesering apapun ia mengerjapkan matanya, tidak ada yang berubah. Kenyataannya, Kara, lelaki yang dicintainya, cinta pertamanya, telah pergi.

Perlahan pandangan Aqila memburam. Kesadarannya direnggut oleh kegelapan.

-FIN-
See you di next chapter! 💙

(GIRL SERIES #1) - AqilaStories to obsess over. Discover now