If We Love Again 🍁

28 2 3
                                        

If we're born again, if we love again
Let's not do this again
Let's meet a little less
Let's hope a little less
Let's not make many promises
So even if we say goodbye

"Kau yakin ??"

Lelaki itu menatapnya dengan pandangan sarat akan luka. Ia tahu, apa yang akan ia ucapkan selanjutnya hanya akan memperburuk keadaan diantara mereka.

"Maaf, Jong Dae...
Aku benar-benar tidak bisa melanjutkan ini."

Gadis itu menunduk dalam, tidak sanggup menatap Jong Dae yang kini berdiri di hadapannya.

"Tidak bisakah kau bertahan ?
Bahkan... demi aku ?"

Jong Dae mengulurkan tangannya kedepan, berusaha meraih tangan gadis yang sebentar lagi akan berubah status menjadi 'mantan kekasih' nya.

"Aku benar-benar tidak sanggup..."

Air mata itu perlahan menetes, menggambarkan betapa keputusan ini benar-benar sangat sulit dan menyakitkan untuknya.

"Maafkan aku..."

Isakan itu terdengar. Bahu kecilnya bergetar, berusaha menahan tangisnya agar tidak pecah.

"Ssstttt..
Ini bukan salahmu. Akulah yang harusnya minta maaf karna selalu membuatmu kesulitan. Maafkan aku..."

Tangan Jong Dae meraih dagu gadis di hadapannya. Mengangkat wajah sang gadis yang kini terlihat basah karna air matanya. Jari-jarinya mengusap jejak air mata yang terus saja mengalir tanpa henti dari mata sang pujaan hati.

"Aku selalu menghargai keputusanmu. Jika hubungan kita saat ini benar-benar sulit untukmu, maka aku akan melepaskanku."

Ia tersenyum, berusaha meyakinkan sang gadis bahwa semua baik-baik saja meskipun kenyataannya ia juga ingin menangis dan memohon pada gadis dihadapannya ini untuk tetap tinggal.

"Tapi satu hal yang harus kau tau..."

Jongdae mendekatkan wajahnya kepada sang gadis hingga membuat kedua kening mereka kini saling menempel. Menatap mata gadis yang dicintainya dengan pandangan sarat akan cinta.

"Aku selalu mencintaimu.."

Kalimat itu berakhir dengan bibir mereka yang saling menenpel. Sebuah ciuman perpisahan yang sangat menyakitkan untuk dua orang yang pada kenyataannya masih sangat saling mencintai.

.
.
.
.
We can turn away without much pain
Let's only make light memories that we can throw away
In each other's hearts

Now I know that a love too deep
Brings a sad ending

.
.
.
.

Sudah terhitung beberapa bulan sejak hubungan mereka berakhir. Semua hal kini kembali berjalan normal. Gadis itu -Choi Sena- sekarang bisa bernafas lega karna tidak ada lagi tatapan sinis dari gadis-gadis disekitarnya (meskipun masih ada beberapa yang melakukannya), tidak ada lagi surat-surat kaleng dan paket menyeramkan yang memenuhi halaman rumahnya, dan tidak ada lagi wartawan dan paparazi yang membuntutinya kemanapun ia pergi.

Kadang ia merasa semua hal yang dialaminya beberapa bulan lalu bagaikan mimpi. Bukan mimpi indah, tentu saja.
.
.
.
.

My love, I'll pray for your next love
That it won't be like us, that it'll be without pain

Please be happier than me

Even if a lot of time passes and we forget each other
Let's reminisce our past days
.
.
.
.

"Kalian sudah menonton mv baru EXO tadi malam ? Aaahhhh... mereka benar-benar keren."

Beberapa gadis berseragam SMA terlihat begitu antusias membicarakan idola mereka sambil menunggu kedatangan bus.

"Tentu saja aku lihat !!
Mereka benar-benar bukan manusia !! Mereka malaikat~"

"Kau lihat rambut baru Chen ??
Kyaaaaa~
Dia benar-benar sempurna dengan rambut itu.."

Dan pembicaraan itu terus berlangsung, mengabaikan seorang gadis yang kini diam-diam mendengarkan celotehan mereka.

Hampir semua jalanan dan bangunan di Seoul kini dipenuhi gambar-gambar dan foto sebuah boyband yang baru saja melakukan comeback, EXO.

Popularitas mereka saat ini memang benar-benar tidak bisa dibantah. Mengingat betapa banyaknya boygrup di dunia hiburan korea saat ini, nama EXO benar-benar seperti raja yang berdiri kokoh diatas singgasana yang tak tersentuh.

.
.
.

If we can say that this was love
Then that's all we need

Now I know that a love too deep
Brings a sad ending

My love, I'll pray for your next love
That it won't be like us, that it'll be without pain

Please be happier than me

I hope the sky knows my heart

.
.
.
.

Sena memasuki sebuah kafe bergaya klasik yang ada di dekat kampusnya. Ia ingin menikmati secangkir kopi sebelum memulai aktifitasnya saat ini.

Setelah memesan Sena memilih untuk duduk di pojok kafe, tempat favoritnya.

'It goes down down baby~'

Sebuah lagu mengalun merdu diantara pengunjung kafe. Dan bagi Sena, suara itu terdengar sangat familiar.

Sebuah TV berukuran besar terpasang di tengah kafe. Acara musik yang ditayangkan menyuguhkan penampilan boyband EXO yang kini menyanyikan lagu terbaru mereka yang dapat menghipnotis setiap orang yang menontonnya, termasuk Sena.

Ia terpukau. Begitu mengagumi sosok yang pernah menjadi kekasihnya beberapa bulan lalu itu. Menyadari betapa beruntungnya ia sempat merasakan cinta dari sosok yang begitu diinginkan semua gadis termasuk dirinya.

Ddrrrttt.... ddrrtttt

Handphone Sena bergetar, menampilkan sebuah notifikasi.

Di layar handphone itu, sebuah pesan masuk dari seseorang yang sampai saat ini tidak bisa dilupakannya.
.
.
.
.
.
.
From: Kim Jong Dae

Aku merindukanmu...

.
.
.
.
.
.
.
.
.

END

If We Love Again Příběhy, které tě pohltí. Začni objevovat