Kau

86 38 29
                                        

Kau
Selalu menghantui malamku, langkahku, nafasku. Kau sungguh tidak sopan.
Kenapa? Karena kau salalu saja berlari-lari dipikiranku. Adakah rasa lelah, rasa peduli, atau rasa bersalah yang kamu rasa sekarang. Mana mungkin kau memikirkan semua itu, yang kau lakukan hanya menebar-nebar pesona kepada setiap orang. Untuk apa? Biar kau dianggap keren, terkenal, atau yang lainnya.

Hatimu bagaikan baja yang bila dibanting sekalipun tidak akan merasakan sakit. Aku hanya sebuah api kecil yang tak sanggup membuatmu luluh. Kamu hanya bisa dicairkan oleh api yang besar sebesar egomu ketika aku mendekatimu.

Percuma. Hanya kata itu yang tepat untukku ucapkan sekarang. Percuma aku mengharapkanmu menghargaiku, percuma karena kau hanya menganggapku teman yang tak berguna, pecuma aku berkorban semua untukmu tapi kau tak pernah menyadari itu, percuma aku berjuang lagi untukmu, dan percma aku berusaha melupakanmu tapi memang hatiku hanyalah milikmu.


I WISHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang