01. 안녕 (Good Bye)

1.4K 104 11
                                        

Langkah-langkah kecil tengah menyusuri jalanan di bagian selatan kota Hangzhou, China. Dinginnya udara tak membuat pemilik kedua kaki itu gentar melangkah menuju gedung pusat pelatihan para calon bintang masa depan perwakilan dari negara mereka.

Sepasang kaki itu terhenti tepat di depan sebuah gedung yang berdiri gagah di hadapannya. Pemilik kaki kecil itu tersenyum, lalu dipandanginya sebuah bungkusan plastik yang ia bawa. "jjayou!" teriak anak laki-laki itu menyemangati dirinya.

"Huang Renjun!" Sapa seorang pelatih padanya saat ia baru memasuki ruang latihannya.

Anak laki-laki itu menoleh dan memberikan salam pada sosok wanita yang memanggil namanya.

"Gong xi." Wanita itu tersenyum seraya berjalan mendekat ke arahnya. "Kau akan segera dipindahkan ke Korea untuk menjalani masa trainee di sana." ucap wanita itu bangga.

"Apa?" Renjun mematung. "Benarkah?" Tanyanya tak percaya.

Wanita itu mengangguk. "Gong xi gong xi." Sekali lagi ia menyelamatinya dan mengusap rambut Renjun yang matanya mulai tampak berkaca-kaca mendengar ucapannya.

"xie xie." hanya itu kata yang terucap dari bibir manisnya. Matanya tak kuasa menahan air mata, dan perasaan haru kini memenuhi hatinya. Tak ada kata yang dapat menggambarkan bagaimana perasaannya sekarang selain teramat sangat bahagia. Detik ini ia tengah merasa menjadi anak laki-laki yang paling beruntung di dunia. Bagaimana tidak, awalnya ia hanyalah seorang anak laki-laki biasa yang menggemari musik kpop layaknya remaja seusianya, namun kini ia hampir menjadi bagian dari dunia yang selama ini diimpikannya.

Seorang anak laki-laki lain mendekati mereka. "Gege!" Sapa anak itu. Ia berlari mendekati Renjun yang kini tampak mengusap air matanya. "Gong xi" anak itu tersenyum dan memeluknya.

"Zhong Chenle! Kau juga akan kami kirim ke Korea setelah kau menyelesaikan evaluasimu." Ucap wanita itu pada sosok manusia imut yang kini berdiri tepat di hadapannya.

"Baiklah. Aku akan berusaha!" Ucap anak laki-laki itu penuh semangat.

"Apakah Chenle tidak pergi ke Korea bersamaku?" Tanya Renjun pada pelatihnya.

Wanita itu menggeleng. "Kau yang akan pergi ke sana terlebih dahulu."

"Lalu bagaimana aku di sana nanti?" Tanya Renjun sedikit bingung dan kecewa lebih tepatnya. Ia terus memandangi Chenle yang tersenyum kepadanya.

"Banyak trainee China di sana. Kau jangan pernah khawatir. Dong Sicheng dan Qian Kun juga sudah berada di sana sejak beberapa bulan lalu, dan aku sudah meminta mereka untuk membantumu selama kau di sana." Jelas wanita itu. Ia menepuk punggung Renjun bangga. "Kau beruntung. Ini dalah kesempatan baik untukmu!"

***

Seorang gadis berparas cantik dan berambut panjang tengah merapikan pakaian trainee dan memasukkan ke dalan tas berwarna putih yang ia jinjing dengan tangan kirinya. Dilihatnya seorang anak laki-laki yang duduk di salah satu sudut ruangan bersandar pada dinding cermin raksasa.
"Aku sudah mendengar beritanya, selamat!" Ucap Yiyang pada Renjun, sosok anak laki-laki itu. Gadis berambut lurus dan panjang itu berjalan mendekatinya. "Aku pasti akan menyusulmu di sana, tunggu saja!" Goda Yiyang sambil menenteng tasnya.

Renjun tersenyum. "terima kasih" ucapnya Tulus.

"Apakah Yizhuo sudah mengetahuinya?" Tanya Yiyang penasaran.

Renjun menggeleng.

"Apa kau tidak ingin memberitahunya?"

"Aku tidak tahu." Jawabnya. Renjun memandang Yiyang berharap gadis itu mengerti betapa sulit dirinya mencari cara untuk sekedar dapat dekat dengan Yizhuo.

SMROOKIES the Series - #2 RENJUN NINGNINGStories to obsess over. Discover now