~Awal pertemuan adalah sebuah takdir. Tapi memiliki rasa diawal pertemuan adalah sebuah anugerah ~
•••
"Baaaaaang Rakaaaaaaa buruaaaan ntar gue telat!!!" gadis mungil itu berteriak sambil menuruni tangga rumahnya.
"Buset dek! Itu suara apa toak tahu bulat?gede banget" saut sang kakak, Raka.
"Baaaang buruan! Ini hari pertama gue. Gue gak mau sampe telat!" tegas gadis mungil itu yang kini sedang mengikat tali sepatunya.
"Sabar dong Gisti sayang, abang kamu kan lagi makan, kalau keselek terus mati gimana?" nasehat sang mama sambil membawa tas sang gadis yang ternyata bernama ,Gisti.
"Mamah jahat banget si! Pake tingkatan sakit dulu kek, lah ini langsung mati." Sahut Raka yang kini duduk di samping adiknya dan ikut memakai sepatunya.
"Yuk" ajak Raka setelah selesai memakai sepatunya dan langsung memasuki mobil pajero sport hitam miliknya.
"Mah, Gisti berangkat dulu ya ntar telat. Assalamualaikum." pamit Gisti sambil mencium punggung tangan kanan mamanya.
"Wa'alaikumsalam. Hati hati ya sayang. Raka! Hati hati nyetir mobilnya, jaga adik kamu ya!" pesan mama Raka dan Gisti.
"Sip! Raka berangkat ya mah" sahut Raka dari dalam mobilnya.
Raka pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang meninggalkan pekarangan rumahnya.
Raka Putra Fageo cowok kece kelas XII SMA NUSA BANGSA dengan tinggi 99999999999999999999999999999cm ini memiliki wajah tampan berkulit hitam bintik putih yang sering disebut panu serta sorot mata ranbow nya yang sangat menawan membuatnya menjadi idaman para k yang melihatnya. Terkadang, dia sangat usil terhadap adik semata wayangnya yaitu. Memiliki sikap penyayang, peduli dan gayanya yang cool, membuatnya semakin menawan.
Gisti Disia Fageo cewek cantik sekaligus adik dari Raka ini,memiliki tinggi 165cm berkulit putih, berbibir tipis dengan warna pink alami. Warna matanya yang coklat serta rambut hitam panjang nya membuatnya terlihat sangat perfect. Umurnya baru saja menginjak 16 tahun dan baru saja memasuki SMA PELITA. Ya,mereka berdua memang tidak satu sekolah karena 'takut di jagain mulu' begitulah kata Gisti.
***
"Akhirnyaaa sampe juga bang! Kalo gue sampe telat, gue gundulin rambut yang lo bangga-banggain itu" tutur Gisti sambil merapihkan rambutnya dan berkaca di handphone miliknya.
"Yee kayak berani aja lo! Udah sana buruan masuk. Ntar gerbang nya ketutup lo ngomel ngomel." sela Raka sambil mengacak rambut adik perempuannya.
"Yaudah, gue masuk dulu ya bang. Assalamualaikum" pamit Gisti.
"Wa'alaikumsalam" jawab Raka.
Pintu mobil Raka pun tertutup dan Gisti pun berlari memasuki gerbang sekolah barunya. Raka yang melihat adiknya sudah memasuki gerbang sekolah pun melajukan mobilnya menuju SMA NUSA BANGSA.
***
Gisti POV
Akhirnya gue sampe juga. Gue udah janji sama diri gue sendiri, kalau sampai gue telat, gue bakal gundulin tuh rambut bang Raka yang dia bangga-banggain banget itu.
Gue lagi nyari barisan, dan akhirnya ketemu, sesuai dengan warna topi yang gue pakai, biru.
"Gistiiiiiiiii."
CZYTASZ
Love?
LosoweJika kamu bertanya apa itu cinta, aku tidak bisa mendeskripsikannya secara inti. Karna cinta, adalah satu kata yang buat dunia jungkir balik. ___________ Dia dingin. Sedingin salju di musim dingin. Ekspresinya datar. Dan sepertinya akan selalu seper...
