We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Your Kindness

2.4K 160 8
                                        

(Remake)
.
.
.

"Maaf membuat kalian menunggu lama" pintu ruangan meeting terbuka.

Terlihat pemuda tampan nan manis berumur 20 tahunan masuk dengan senyum charming terukir dibibirnya. Tinggi pemuda itu sekitar 173 cm, rambut pirangnya agak dibentuk jabrik dibagian depan, irisnya berwarna saphire terang dan dikedua pipinya ada 3 garis tipis kian menambah pesonanya yang saat ini berbalutkan setelan jas maroon.

Sekali mata memandang kearahnya pasti akan terjerat dengan paras indah pemuda yang menyandang marga bernama 'Uzumaki' ini. Tapi nampaknya tidak berdampak baik dengan semua orang yang ada didalam ruangan. Sesaat mereka terlihat terkejut saat bertatap muka dengannya lalu beberapa diantaranya ada yang menatap acuh, benci dan sinis padanya. Pemuda itu tetap menampilkan senyum terbaiknya walaupun dirinya kurang nyaman karena tatapan para calon partner bisnisnya.

"Apa maksudnya ini?! Kau ingin mempermainkan kami hah!" teriak pria dengan tato segitiga terbalik di kedua pipinya. Wanita berambut indigo disamping pria itu dengan sigap menahan lengan sang suami.

Pemuda itu berusaha untuk tetap tenang, memang dia akui dirinya salah karena terlambat datang 15 menit dari jadwal meeting yang sudah disusun. Tapi jika dibentak sekasar itu siapapun juga akan merasa kesal bukan.

Cuma kesalahan kecil kenapa aku dibentak, memangnya aku ini robot apa pikirnya.

"Tentu a--um kami serius tuan Inuzuka. Untuk apa kami mempermainan kalian selaku para pejabat, pembinis dan dokter termuka disini. Kami hanya pembisnis baru dan berniat baik menawarkan kerjasama pada kalian semua. Jika anda merasa terganggu dengan keterlambatan saya, saya mohon maaf pada anda dan semua yang hadir disini".

"Dari awal seharusnya kami tidak datang ketempat ini dan menolak menjalin kerjasama setelah tau ternyata ini bisnismu sialan!" cela wanita bersurai bubble gum yang berdiri disamping pria bermarga Uchiha dengan wajah pokerface dan rambut hitam sebahu.

Jangan kira pemuda Uzumaki ini memiliki kesabaran seperti orang tuanya atau kontrol emosi baik seperti saudaranya. Namun demi perusahaan yang sudah dibangun keluarganya dari bawah, dia harus berusaha keras menahan emosinya.

"Maaf nyonya Uchiha, saya tau saya salah karena kesalahan kecil yang telah saya perbuat. Tetapi bukan kah kalian telah menerima undangan kami? Kenapa mendadak kalian menolak berkerjasama dengan kami?".

Wanita bubble gum yang berstatus nyonya Uchiha itu menatap sinis, "Ck kesalahan kecil katamu, apa perlu kami ingatkan kesalahan mu itu. Kesalahanmu ialah kehadiranmu yang tidak diterima disini!".

"Dan sepengetahuanku seorang Uzumaki itu memegang tenguh prinsipnya. Tapi lihat sekarang, kau mempermainkan prinsip keluarga Uzumaki sebagai bualan yang tak lebih dari seonggok sampah ah maaf aku lupa kalau kau Uzumaki yang tak diakui" timpal wanita berambut merah panjang dan berkacamata dari keluarga inti Uzumaki.

Hampir semua orang dalam meeting semakin menatap benci pada pemuda itu, luka lama yang dulu terpendam kini terbuka lagi mengingatkan kenangan masa lalu mereka dengan dirinya.

Awalnya kenangan mereka semua begitu manis, sampai suatu ketika pemuda ini menghancurkan semua yang memiliki hubungan dengan dirinya. Dihadapan mereka, dia bisa tersenyum manis namun dibalik semua itu dia tertawa melihat penderitaan mereka. Rasa sakit yang mereka rasakan bahkan tak sebanding dengan dirasakan sang kekasih pemuda itu, Uchiha bungsu. Kenyataan pahit dia terima dari pemuda itu lebih memilih pria lain dibandingkan dirinya dan sekarang pemuda itu dengan berani menampakkan dirinya didepan mereka semua.

Apa maksud dari semua ini. Apa Kami-sama begitu senang mempermainkan takdir mereka.

Sudah cukup, masa bodoh dengan meeting ini. Aku tak salah apa-apa tapi mereka berani menghinaku! wajah pemuda itu mengeras.

Your KindnessStories to obsess over. Discover now