Cuaca cerah menghiasi langit sore ini. Tidak panas dan tidak hujan membuat hari ini sempurna untuk beraktifitas. Ditambah dengan angin yang berhembus tenang membuat hati siapa saja akan membaik jika menikmati hari ini.
Tapi semua itu tidak tergambar di hati seseorang yang termangu menatap ke satu titik. Di depannya terdapat tubuh orang yang amat di sayangi nya. Tanpa nyawa.
Dihari yang tenang ini juga membuat jiwa wanita yang amat di cintainya tenang untuk selamanya.
Rembesan bekas air mata masih tersisa di pipinya. Dan mata indahnya kembali menumpahkan isinya ketika tubuh berselimut kan kain putih itu mulai ditimpa tanah sedikit demi sedikit. Tangis lirihnya kembali terdengar mengiringi pemakaman tersebut.
Di sebelahnya, pria berumur empat puluhan itu memeluk nya dengan erat. Tanpa mengeluarkan air mata. Tapi gadis itu tahu, karena air mata tak selalu menunjukkan apa yang di rasakan seorang pria.
Satu persatu orang-orang yang menghadiri pemakaman sore itu mulai beranjak pergi. Menyisakan sang gadis dan sang ayah.
Gadis itu tidak menyangka pelukan tadi paginya bersama wanita yang melahirkannya akan menjadi pelukan terakhir mereka. Pelukan yang mengantarkan mamanya pada waktu terakhirnya.
Ia membelai nisan baru dihadapannya penuh kasih, seolah yang berada di bawahnya dapat merasakan belaian nya. Belaian kasih sayang yang tak mungkin akan ia berikan lagi pada siapapun.
Laki-laki di samping gadis itu hanya memperhatikan dalam diam. Ia tidak tahu lagi bagaimana mengekspresikan perasaannya saat ini. Ia masih diliputi rasa Ahok atas kepergian wanita tersebut. Wanita yang telah menemaninya hampir separuh hidupnya. Wanita yang telah memberikan ia gadis cantik yang sedang menitikkan air mata nya tanpa henti dihadapannya. Wanita yang tidak akan pernah tergantikan, siapapun itu.
Shafyasa , gadis itu mengusap nisan dan tanah yang baru itu sebelum ia meninggalkan tempat peristirahatan terakhir sang malaikat tanpa sayap nya.
Untuk yang terakhir, aku menyayangi Bunda hingga nanti.
***
Holaoooo this is my new story. Pleasee read this is!!
Thankies~
CZYTASZ
I Am Here
Dla nastolatkówKehidupan sempurna yang Shafyasa Vandara miliki seolah hancur perlahan, dimulai dari perginya orang yang dicintainya. Kebahagiaan yang dijalaninya selama ini di renggut paksa. Satu persatu kebahagiaan itu hilang meninggalkan lubang menganga dihatiny...
