Abi Prasetya Bagaskoro, pewaris PT. Mitra Angkasa salah satu perusahaan properti terbesar di Asia, Abi adalah sosok yang sangat tampan dan cerdas, namun ketampanan dan kecerdasannya yang membuatnya menjadi sosok yang sangat angkuh. Hal itu berbanding terbalik dengan sifat ayahnya yang ramah dan bersahaja. Pratowo Bagaskoro, adalah sosok ayah yang tegas dan bijaksana yang masih kental dengan adat istiadat jawanya, beliau selalu mendidik ketiga putranya untuk selalu bersikap santun, namun hal itu tidak berhasil ditanamkan pada diri Abi, wataknya sangat berbeda dengan kedua saudaranya. Abi angkuh, sering main perempuan, juga tak jarang membangkang aturan ayahnya. Entah apa yang membuat Abi berbeda dari kedua saudaranya. Akankah Abi bisa merubah tabiat buruknya ?
Sabiya Farzana Nur Pamungkas, gadis mungil berhijab yang mempunyai hati sebening embun, ia baru saja menyelesaikan S1nya dengan predikat cum laude, istimewa. Sabiya, seperti namanya ia selalu menjadi sinar pagi bagi keluarganya dan penerang di mata ayahnya. Gadis bungsu yang bercita-cita menjadi penulis ini tak jarang mendapatkan penghargaan atas tulisan-tulisannya.
"Perempuan yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula. Perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula. (QS. An-Nur : 26)
Akankah Biya gadis yang Santun dapat bersatu dengan Abi ? Hanya takdir yang dapat menyatukan.
ESTÁS LEYENDO
Sabiya
EspiritualPerjalanan takdir memang sulit diterka. Seperti kisah Biya dan Abi dalam cerita ini. Dua tokoh yang sangat berbeda dan berbanding terbalik. Namun, siapa sangka dapat menyatu ?
