Aku menikmati kegelapan ini, dan kutuang dalam secangkir gelas di depanku, dan biarkan hembusan angin mengaduknya agar bercampur dengan senyummu yang manis.
Aku menikmati kegelapan ini, maka biarkan aku menulis sajak darinya diatas secarik kertas yang memutih suci agar terangkai kalimat Cinta untukmu
Aku menikmati kegelapan ini, bersamanya kemunafikanku mampu bermain diselimuti tirai hitamnya, hingga imajinasi ku bisa menggapai ketidakmungkinan bersamamu.
Bersama gelap ini, jangkrik bersorak menghina kesendirian yang memelukku, apakah kau juga seperti itu? Jika iya, maka sungguh Malang kau dan aku.
Apakah langit terlihat kosong disaat kau sendiri? Jika iya, maka sayang sekali kau dan aku.
Dan, apakah kau mendengar daun membisik tertiup seperti berkata "ada seseorang yang mendengarku sama sepertimu, ia juga memikirkan tentang apa yang engkau fikirkan"? Jika iya, tidak beruntungnya kau dan aku.
Ya, kau dan aku. Bukan kita, sebab tuhan belum menuliskan kata "kita" dalam skenario takdir dalam hidupmu dan hidupku.
ESTÁS LEYENDO
Merampai resah
Poesíakumpulan puisi tak berarti, bagi ia yang tak mengerti. canda bagi mereka yang berduka, candu bagi mereka yang merindu, cerca bagi mereka yang berdusta, Cinta bagi mereka yang merana, teman bagi mereka yang kesepian, belati bagi mereka yang menant...
