"Huh? Apa ini?
Satu alisku terangkat. Tanganku menggenggam sebungkus cokelat—yang sepertinya diolah sendiri—yang berhias pita berwarna pink, serta ada sebuah kertas di dalamnya bertuliskan namaku, "Kuu.", yang baru saja diberikan oleh sosok di depanku ini.
Aku mengernyit, masih tidak mengerti kenapa ia memberikan cokelat ini padaku—dan aku tidak mengerti kenapa wajahnya menjadi memerah seperti tomat rebus ketika mendengar suaraku.
"Kuu, aku sudah mengagumimu sejak lama—" Sosok di depanku kembali membuka mulutnya. Ia tampak meremas kedua tangannya dan wajahnya semakin memerah, sampai ia kembali melanjutkan, "—jadilah pacarku!"
Aku, Kuumei Raina, seorang gadis biasa—yang entah kenapa cukup terkenal dikalangan murid satu sekolah—yang sering mendapatkan pengakuan cinta dari para gadis di sekolah ini—akhirnya, hari ini, mendapatkan pengalaman baru.
Aku baru saja mendapatkan pengakuan cinta dari lawan jenisku.
Sosok di depanku, Reiga Kei, pemuda jangkung berambut panjang sebahu—dan aku sering melihatnya menguncir satu rambutnya—. Ia seorang laki-laki, namun gaya bicara dan tingkahnya sangatlah feminim—dan sepertinya murid di sekolah ini tidak ada yang tidak mengenalnya—. Sosok pemuda berwajah cantik—bahkan ia jauh lebih cantik dari murid perempuan di sekolah ini—beberapa saat yang lalu, telah mengungkapkan perasaannya padaku.
Aku termenung sejenak. Lalu mengerjap dan menatap Reiga, "Kau—menyukai perempuan?"
"Te-tentu saja!" Sahut Reiga, wajahnya kembali memerah seperti udang rebus. Ia menatapku dengan wajah sedikit terkejut. "Aku masih menyukai perempuan! Sangat menyukai perempuan!" Lanjutnya sedikit histeris. Mungkin kalau bisa, ia akan menghentak-hentakkan kedua kakinya di tanah. "Kenapa Kuu bisa berpikir seperti itu?"
Ya, siapapun yang melihat tingkah, sifat, dan wajahmu, pasti berpikir kalau kau telah 'berpaling'.
"Tidak, aku hanya bercanda." Sahutku. "Tapi maaf..." Aku menarik tangannya lalu meletakkan sebungkus cokelat yang baru saja ia berikan padaku. "Aku menghargai perasaanmu, tapi... aku sedang tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun. Jadi kurasa, aku tidak bisa menerima ini."
"Ta-tapi, aku sudah menyukai Kuu sejak lama!" Reiga menatapku dengan wajah serius—dan bibir sedikit mengerucut. "Aku jatuh cinta pada Kuu sejak aku melihat Kuu di acara penyambutan murid baru! Kuu sangat menawan dan sangat berbeda dari gadis yang lain—karena itu aku jatuh cinta pada Kuu!"
Apa aku baru saja mendengar pengakuan cinta dari anak SD?!
"Ya, terima kasih telah jatuh cinta padaku." Aku menghela napas, lalu menggeleng pelan. Aku menatap Reiga dengan tegas. "Tapi, maaf. Aku tetap tidak bisa membalas perasaanmu."
**
Kembali hadir dengan rasa baru, akun baru, dan cerita baru. Hwhw.
How do you think? Pls vote and comment! hewhew~ sankyu~
Regards,
moetamago
YOU ARE READING
Sweet Guy
Teen FictionKuumei Reina, seorang gadis biasa saja, yang setiap saat mendapatkan surat cinta dari murid perempuan di loker sepatunya, kini mendapatkan pengalaman baru berkat Reiga Kei. Pemuda berparas cantik dan sangat feminim, yang menyatakan cinta padanya!
