Alya berjalan melewati setiap koridor sekolah yang masih sangat sepi. Udara pagi yang sangat sejuk, mengharuskan ia memasukkan kedua telapak tangan nya kedalam saku jaket nya.
Hari ini adalah hari dimana ia piket kelas, jadi ya mau tidak mau ia harus masuk pagi untuk melaksanakan piket.
Sesampainya di kelas, ternyata di dalam sudah ada Sasa, teman sekelas Alya yang juga piket pada hari ini.
Jam 6:50 sekolah sudah mulai ramai, termaksud kelas Alya. Sebagian orang tengah mengerjakan PR, beberapa orang lain nya sibuk mengobrol. Sedangkan Alya, ia masih menunggu Rani datang. Gabiasa nya dia dateng lama begini.
"Alyaa!!"
"Alyaa!!"
Alya menghentikan pergerakan pulpen nya yang sedang menyoret nyoret buku bagian belakang. Kemudian ia berdiri, mengarah kan pandangan nya keluar jendela. Dilihatnya Rani sedang berlari.
"Al..Al.. tolongin gua!" Katanya ngos ngosan
"Kenapa si ran? Masih pagi udh teriak teriak. Tuh di liatin anak kelas!"
Rani melihat sekelilingnya, benar semua mata tertuju padanya. Seketika pipinya memerah.
"Iya iya maaf, gua reflek" katanya sambil duduk di samping kursi Alya
"Iya kenapa?" Tanya sambil duduk di kursi nya semula
"Iyaa gua kaget Al, tadi pas gua lewat depan kelas 12 tiba tiba nongol orang pake topeng monyet gitu. Trus ngejar guaa! Ya gua reflek teriak lah"
Belum selesai Rani bercerita, Alya tertawa lebih dulu, "Hahaha, ada ada ajaa hahahaha"
"Puas-puasin dah lu ketawain gua"
"Yaa emang lucu, makanya di ketawain" kata Alya di sertai tawa
"Kan lu tau, gua takut topeng, badut dan segala macam nya" lanjutnya
"Iyaa tau ko tau"
Kemudian, Bel masuk pun berbunyi...
••••
"Ssstt...sssttt.."
Alya dan Rani menengok ke asal suara, ada sinta disana. "Ayoo ke kantin!"
"Al ke kantin ga?" Ajak Rani
"Engga deh, gua mau ngembaliin buku ke perpus"
"Yudah gua ke kantin sama sinta ya.."
"Ayoo sin!" Ajaknya sambil meninggalkan Alya.
Alya berjalan menuju perpustakaan, namun langkahnya terhenti. Seseorang memegang lengan Alya dan memaksa nya untuk berhenti.
Alya menengok, "ada apa daf?"
"Gua fikir, setelah kejadian kemarin lu gak mau ngomong sama gua lagi Al" jawabnya sambil melepas lengan Alya
"Engga ko engga" jawab alya
"Gua cuma mau minta maaf sama lu Al. Soal kemarin, gak usah di peduliin. Gua cuma mau lu tau perasaan gua gimana. dan gua ga nuntut lu buat bales perasaan gua sama sekali ko"
Alya terdiam sejenak, "iyaa gapapa ko daf santai aja."
"Btw, lu mau kemana Al?"
"Oiya gua mau ke perpus, duluan yaa!" Jawabnya sambil meninggalkan Dafa.
••••
Seseorang mengetuk pintu kelas 11 ipa 2, "permisi,," ucapnya sambil membuka pintu.
"Iyaa silahkan masuk." Ucap bu Intan, guru bahasa Indonesia
