Author's POV
Gadis itu menatap sendu nisan di depannya. Orang yang sangat disayanginya telah meninggalkannya.
Ayahnya. Ya, Keyra sangat menyayangi Ayahnya lebih dari apapun termasuk Mamanya.
Keyra sayang Mamanya, tetapi Keyra lebih sayang Ayahnya.
"Udah 2 tahun, dan Papa masih yang paling Key sayang. Key kangen banget sama Papa" ujar Keyra sambil sesekali meneteskan air matanya.
"Cengeng banget sih lo! Bokap lo pasti sedih liat lo nangis kayak gini" suara dari orang tersebut membuat Keyra mendongakkan kepalanya.
Cowok itu memberi Keyra sapu tangan. "Nih buat lo, gue gabisa liat cewe nangis" katanya. "Sama aja kayak liat nyokap gue nangis" lanjutnya.
"Gimana ga sedih,saatsaat dimana lo butuh orang yang lo sayang tapi dia malah ninggalin kita" Seru Keyra dengan nada yang rendah.
"Gue juga pernah ada diposisi lo,pas gue kelas 2sd ayah gue malah ninggalin gue dan nikah dengan orang lain" kata cowok itu
"Lah teruss mama lo gimana?" Kata Keyra dengan tatapan yang sedih
"Yaa mama gue akhirnya minta gugatan cerai dan akhirnya mereka pisah,dan akhirnya gue tinggal sama mama berdua,disana gue ngerasa kalau ayah gue jahat banget ninggalin anaknya demi nikah sama perempuan lain,buat apa gue dilahirin kalau ga dapet kasih sayang seorang ayah" kata Ryan cuek.
Keyra hanya terdiam dan berfikir kalau dia merupakan salah satu orang yang beruntung dapat kasih sayang seorang ayah.
Walau dia tak pernah dapat kasih sayang dan pelukan hangat dari seorang Ibu.
Suasana jadi hening seketika.
"Yaudah sabar aja lo beruntung masih dapet kasih sayang seorang ibu"Balas Keyra agar obrolan ini tidak garing.
"Emang nyokap lo kemana?" Tanya Ryan.
"Udah gaada" jawab Keyra sekenanya.
"Eh sorry ya, gue gak maksud" ujar Ryan tak enak.
"Iya gapapa kali" Keyra merasakan tetes air mengenai tubuhnya.
"Eh ujan, gue duluan ya!" Pamit Keyra. Dia pribadi yang tak bisa terkena hujan. Setetes pun.
"Hmm"
Keyra yang tak peduli dengan Ryan pun langsung lari bergegas menuju mobilnya.
Dimobil itu sudah ada supir pribadi Keyra. Melihat Key berlari karena takut kehujanan pak supir langsung membuka pintu mobil agar Key tidak kehujanan.
"Makasih ya pak udah bukain pintunya" Ujar Key ngosngosan
"Iya sama sama" kata pak supir.
"Habis ini mau langsung pulang atau mau mampir kemana dulu?"Imbuh pak supir
"Langsung pulang aja pak" Ujar Keyra
"Siap non"
Dalam hati dia bertanyatanya siapa cowok itu,karena dia sekarang bernasib sama sepertinya.
"Oiya gue lupa nanyain namanya dan sekolah dimana" Ujar Keyra dalam hati
***
"Telat 20 menit lagi" ujar Ryan santai.
"Ryan! Kamu enak banget ya jalan santai gini. Kamu nggak denger apa udah bel?! Telat mulu kerjaannya" omel Bu Anne, selaku guru BK di SMA Merah Putih.
"Entar kalok saya gatelat kerjaan ibu apa dong?"
"Yaudah deh terserah kamu saya capek ngomong sama kamu!" Bu Anne pun menyerah menyeramahi Ryan yang notabenenya adalah anak pemilik sekolah.
YOU ARE READING
key-ryan
Teen FictionKeyra Kanayanesya, gadis yang 2 tahun lalu dikenal sebagai gadis yang penyayang, kini berubah 360 derajat menjadi gadis yang cuek.Sejak ayahnya meninggal dunia,tetapi disaat dia menengok ayahnya dia justru malah bertemu dengan Milenius Aryansyah yan...
