Cerita ini hanya fiktif belaka.
Jika ada kesamaan nama tokoh,
tempat kejadian ataupun cerita,
itu adalah kebetulan semata dan
tidak ada unsur kesengajaan
*****
Prilly menatap kesal kearah lelaki yang kerap dipanggil ali itu. bagaimana tidak? Baru kali ini dia melihat seorang Diemi Aliando begitu terlihat menginginkan seorang wanita yang tidak ada apa – apanya menurut seorang prilly sentrego.
Gadis sederhana yang cukup cantik tapi masih tidak ada apa – apanya dibanding dengan dirinya, lagi – lagi itu menurut seorang prilly santrego.
Dengan langkah kesal ia mengampiri sepasang kekasih yang tengah asik ngobrol sembari menikmati makan siangnya itu.
Ali, kamu kemana aja? dari tadi aku nyariin kamu, dan ternyata kamu disini. "ucap prilly sembari memeluk leher ali dengan posesif. Sementara matanya begitu tajam melirik kearah gadis yang ada dihadapan ali
Ali mengalihkan pandangannya kearah seorang gadis yang tengah kesal itu, dari mana ali tau prilly kesal? Came on ali adalah seorang laki – laki yang sangat mengenal siapa itu prilly satrego. Gadis yang dianggapnya seorang adik kecil yang tentunya selalu disayangnya. Kalian harus ingat hanya sebagai adik kecil.
Sini duduk, jangan pasang wajah seperti itu pril. aku semakin gemas melihat tingkahmu yang seperti anak – anak itu. "balas ali sambil mengacak rambut prilly, gadis yang didepannya hanya memandang bingung ali dan prilly yang sangat akrab itu.
Kamu kok bisa tau aku disini? padahal aku gak ada kasih tau kamu kan? "tanya ali, tatapannya sangat manis membuat seorang prilly begitu memuja lelaki didepannya ini.
Aku gak sengaja liat kamu masuk keresotran ini bersama dia. jadi aku ikutin deh, "ucap prilly, ucapnnya begitu pedas ketika mengucapkan kata dia. lengan mulusnya masih saja menggandengan lengan ali dengan indah. Lagi – lagi gadis didepannya itu memasanga raut wajah bingung.
Prilly terus melihat kearah seorang gadis itu, gadis yang cukup cantik dengan penampilan yang sangat sederhana. Jika dilihat gadis ini sedikit lebih tua dari prilly. mungkin berbeda sekitar 3 tahun dari umur prilly yang tahun ini sudah menginjak angka kembar 22. Lagi – lagi prilly menatap acuh dan terlihat merendahkan ketika melihat pakaian gadis didepannya ini, dengan melihat pakaiannya saja ia sangat tau gadis seperti apa dia.
Siapa dia li? "tanya gadis itu, prilly sontak membulatkan matanya kesal.
Berani sekali dia menanyakan hal itu, harusnya aku yang bertanya siapa dia? "batin prilly,
Kamu yang siapa? "balas prilly dengan suara yang sedikit nyaring. Sepertinya emosinya sedang naik kali ini. ia tidak habis pikir dengan gadis didepannya ini, terlalu berani hanya ukuran gadis seperti dia. apa kata dunia jika semua orang tau siapa yang menjadi saingannya kali ini, gadis seperti ini? no way.
Bagaimana mungkin ali yang baru saja dua hari yang lalu mengucapkan cinta pada dirinya, tiba – tiba membiarkan seorang gadis yang terlihat manja itu bergelayut manja dilengan kokohnya. Sementar ali belum menjelaskan apa – apa. Apa ini lelucon? Sangat tidak lucu sekali! Lihatlah betapa angkuhnya tatapann gadis itu, ia menatap seakan ingin memangsa lawannya. Dan jelas – jelas lawannya bingung sedang berada disituasi seperti apa sekarang ini.
Lavina kenalkan dia prilly. "ucap ali sembari tersenym kearah lavina.
Prilly? "Tanya lavina, ali hanya mengangguk tanpa menjelaskan ada hubungan apa dirinya dengan prilly
Pril ini lavina, dia pacar aku."ucap ali, senyum lavina langsung terbentuk sempurna ketika ali berkata bahwa dirinya adalah kekasih ali.
Hati prilly begitu sakit ketika mendengar ali mengumumkan seorang gadis didepannya sebagai kekasih dari laki – laki yang ia cintai. Tapi raut wajah prilly masih terlihat biasa, ia sudah cukup terlatih dalam berekspresi sesantai ini.
YOU ARE READING
THIS LOVE
RomanceKehidupan prilly selama ini sangatlah sempurna. Apapun yang dia inginkan selalu bisa didapatkan dengan baik. tapi tidak dengan satu orang ini Diemi Aliando Pria yang memiliki tubuh tinggi dengan wajah yang terbilang sangat tampan, sorot matanya yang...
