Yang baru gabung baca, Vote di setiap chapter jangan lupa yah...
.
.
Langit malam Seoul saat musim dingin terasa sunyi. Salju pertama telah turun sekitar tiga jam yang lalu. Butiran es telah tampak menumpuk di sepanjang mata memandang.
Di salah satu balkon sebuah rumah mewah di tengah kota. Berdiri seorang gadis dengan piyama berwarna pink bergambar hello kitty. Tersenyum miring menatap langit gelap di atas sana. Tangannya terulur, menanti butiran salju mendarat pada telapak tangan mungilnya.
" Siapa yang mengijinkanmu berada di luar saat seperti ini?! " Kalimat itu terdengar dingin ditelinganya. Ia menoleh, kemudian tersenyum saat mendapati seorang pria tengah berdiri bersandar pada pintu balkon. Wajah datar dan tatapan tajam menghujamnya, namun gadis itu semakin tersenyun lebar.
" Ini salju pertama di Korea setelah delapan tahun " Ujar si gadis pelan.
Pria itu menghela nafas dalam, menampakkan asap tipis akibat udara hangat yang ia keluarkan dari mulutnya dan bertemu langsung dengan udara dingin musim salju. Dia berjalan, menghampiri si gadis dan menyampirkan selimut tebal bergambar kucing imut tanpa mulut.
" Kau bisa menikmatinya mulai besok " Ujar sang pria lembut. Mendekap hangat bahu si gadis yang tampak tersenyum miring.
" Tentu. "
Mereka terhanyut dalam suasana hening malam bersalju. Saling berbagi kehangatan dalam dekapan penuh dengan kasih sayang.
" Besok kita akan memulai permainan itu, apa kau siap? " Tanya pria itu pelan.
" Lebih dari siap " Jawab sang gadis pasti.
Mereka membalas tatapan satu sama lain dengan senyum miring di bibir. Bukan senyum penuh kasih serta tulus, tapi senyum yang terlihat menyimpan sejuta misteri.
.
.
Mereka mengatakan tidak ada ketulusan cinta yang sia-sia. Sebagian orang percaya, kebahagiaan tanpa cacat itu ada. Tapi orang yang lebih banyak menggunakan otak dari pada hati, berpikir semua itu omong kosong.
Mereka berkata ' Cinta tulus bisa mengalahkan segalanya '. Namun nyatanya hidup hanya mengandalkan cinta tak seindah dongeng Cinderella. Karena dongeng akan tetap menjadi dongeng, dan tidak akan pernah menjadi nyata.
" Siapa yang paling kau butuhkan di dunia ini? "
Kalimat tanya itu selalu terucap ketika bayangan masa lalu kembali menyerangnya. Pria bermata tajam itu, satu-satunya yang bisa membuatnya tenang. Dia tidak gila, dia hanya terlalu rapuh pada kenangan masa lalu. Dan ia selalu menjawab dengan hal yang sama.
" Kau.... Oppa! "
They will start this game...
.
.
To Be Continue
ESTÁS LEYENDO
Aisenai...! Aishitai...! √
Fanfiction" Akan kutunjukkan, tidak semua pemeran utama adalah tokoh protagonis. Karena dalam kisah ini, si antagonis adalah lead role " Mereka hanya dua orang asing yang dipertemukan oleh takdir dalam sebuah cerita. Si lelaki dingin yang terjebak dalam satu...
