Chapter 1

42 3 0
                                        

Meskipun tubuhnya telah menuntut untuk mengistirahatkanya, namun ia masih saja bergelut di dalam ruangan kesayanganya ini.

Mencari sesuatu apapun itu, yang sekiranya dapat membuat dia melupakan masalahnya.

Merasa lelah, dia mencoba untuk mengistirahatkan tubuhnya kemudian. Tiga puluh menit berlalu.

Mata, fikiran, hati, dan tubuhnya. Tidak bisa diajaknya bekerja sama.

Matanya, terus mengeluarkan air mata, yang sebelumnya telah dia usahakan agar tidak tumpah.

Fikiranya, seolah masih maraton di dalam kepalanya.

Hatinya, masih terasa sangat perih.

Sedangkan tubuhnya, dia merasa sangat lelah. Tapi yang lainya tidak mau untuk bekerja sama.

Lima menit kemudian, tanpa sadar matanya telah berhenti meneteskan air mata. Fikirinya mulai teralihkan dengan rasa lelahnya. Hatinyapun begitu. Dan akhirnya tubuhnya mendapatkan jatah istirahatnya. Dia tertidur.

_____________________________~~~

Burung burung bersiul dengan sangat merdunya, membuat pagi yang cerah ini semakin indah.

Berusaha untuk beranjak bangun dari tempat tidurnya meninggalkan dunia kapuk yang telah ia singgahi sebentar.

Melihat jam weker yang ada di atas lacinya, mengucek matanya sekali lagi. Dia tidak percaya apa yang baru saja di lihatnya.

Waktu menunjukkan pukul tujuh tepat, semua usahanya akan sia sia. Jika dia telat berangkat pagi ini.

Nyawa pekerjaanya yang akan menjadi taruhanya.

Suara Kelly Clarkson - Because Of You terdengar.
Bella. (ok. Aku telah memutuskan namanya Bella. maaf klw sebelumny masih dg sebutan _dia) mengambil ponsenselnya, melihat siapakah gerangan yang telah mengganggu dirinya di pagi yang menyebalkan ini.

"Morninggggggg". Teriak suara yang ada di dalam ponselnya.

"Your crazy?" rutuknya, dengan segera mematikan ponselnya. Karena tidak ingin mendengar jawaban dari suara tersebut.

Bella harus bisa mengendalikan waktu yang tersisa dengan semaksimal mungkin.

Tidak butuh waktu lama untuk mempersiapkan dirinya, lima menit cukup untuk semuanya. Hanya makeup tipis, sudah terlihat sangat cantik. Yeah, itu yang dikatakan orang orang di sekitarnya.

Menyemprotkan sedikit parfum, untuk menambah kepercayaan dirinya. Siap.

Bella tau kalau ibunya benar benar menyayanginya dan mencintainya, bukan dirinya saja seluruh keluarga lebih tepatnya. Dia telah menyiapkan sarapan pagi yang sangat lezat pagi ini.

Menikmati makananya dan segera menyelesaikanya. Setelah itu berpamitan kepada ibunya.
Bella telah mengemudikan mobilnya menuju tempatnya bekerja, sesekali melihat jam yang ada di pergelangan tangan kananya. Memastikan kalau masih ada waktu sampai dengan tepat waktu.

Ada sesuatu yang di lupakanya, sahabatnya. Sahabatnya yang telah mengganggunya pagi tadi. Bella belum membalas teleponya.

"Alice,,,,I am really, really sorry"

"sucks,,,,, kenapa kau mematikan teleponku??? Kebiasaan!!!".

Sumpah ✌ aku tau ini bakalan terjadi. Kata Bella dalam hati.

"Kau mengganggu pagiku, Alice". Jawab Bella kemudian.

Pertemanan mereka telah terhitung lima tahun di tahun ini, dan berjalan enam tahun.

Dream WeddingWhere stories live. Discover now