Sekolah baru

26 2 0
                                        


Aku terbangun karena ada sinar yg menyilaukan mengganggu tidur nyenyakku,dengan malasnya akupun membuka mataku dan mulai bangkit dari tidurku.Baru saja aku turun dari tempat tidurku yg empuk tiba-tiba saja ibuku berteriak dengan sangat kerasnya hingga membuat telingaku sakit.

"Aaaaddeeeeelllllllll bangun mau jam berapa kamu pergi ke sekolah?"

"Iya iya mom bentar lagi aku turun kok"

Ya namaku adalah Adela Alosyius Agatha aku adalah putri satu satunya dari pemilik perusahaan terkenal Agatha group,aku sangat di manjakan sama orang tuaku apa yg aku minta selalu di kabulkan dan sekarang aku harus bergegas untuk pergi ke sekolah baruku,ya aku adalah murid pindahan dari Australia dulu aku memang bersekolah di sana tapi aku sudah bosen sekolah di luar negeri aku ingin mersakan bagaimana rasanya bersekolah di kampung halaman mommyku,ya aku adalah campuran indo-australi aku memang di lahirkan di Indonesia tapi aku di besarkan di Australia dari kecil aku bersekolah di sana tapi saat SMA aku memutuskan untuk pindah ke Indonesia tapi orang tuaku melarangnya mereka bilang di Indonesia tidak ada tempat untuk aku tinggali dan akhirnya akupun mengalah dengan keingin mereka daripada aku berdebat dengan mereka tapi dengan syarat aku akan pindah ke Indonesia di saat kelas 2 SMA dan meraka menyetujuinya.

Aku orangnya sangat keras kepala,egois,dan tidak suka bergaul dengan cepatnya karna menurutku teman yg dapat bergaul dengan cepatnya adalah teman yg gak bakalan lama berteman dengan kita mereka ada di saat mereka lagi butuh kepada kita dan menghilang saat mereka tidak membutuhkanku lagi.Tapi disaat aku uda terlanjur dekat dan percaya dengan mereka aku akan sangat setia dengan pertemanan itu,sama saat aku memiliki teman di Australia yg tiba-tiba saja meninggalkanku karna aku berpura-pura kalau aku bukan putri dari Agatha group dan mulai saat itu aku tahu mana teman yg setia dan mana teman yg tidak setia.

Aku benci dengan sandiwara ini berpura-pura bahagia dan selanjutnya berbura-pura sedih.

"Adela sayang mau jam berapa kamu berangkat?" kata mommyku membuyarkan pikiranku.

"Iya mom ini adel uda siap kok" kataku sembari mengambil tas selempangku.

"Kalau begitu cepatan dikit biar gak telat"

Aku turun dan meneju mommyku yg ada di meja makan,ya hanya kami berdua yg ada sedangkan daddy masih di Australia ya buat apa lagi kalau bukan mengurusin pekerjaannya.

"Morning mom" kataku sambil cipika cipiki dengan mommyku.

"Morning sayang,kok lama banget sih?" tanya mommy kepadaku yg sedang mengambil sepotong roti.

"Hmm" aku hanya berdeham singkat.

"Ya nih anak,Adela Alosyius Agatha answer my question" kata mommyku sedikit teriak.

"Mom please dong ini masih pagi Adel males bedebat" kataku sambil bangkit dari dudukku.Dan setelah itu aku pergi tanpa sarapan terlebih dahulu dan tanpa pamit sama mommyku.

"Adel wait... Adel" kata mommy sambil berdiri.

Aku pergi saja dari rumah dengan keadaan yg tidak baik,pagi pagi aku sudah bertengkar dengan mommyku,itu memang sikapku yg tidak pernah mau menjawab hal yg tidak penting menurutku apalagi hal itu bisa membuatku bertengkar,entah sejak kapan sikapku berubah seperti ini aku pun tidak tahu aku hanya merasa aku semakin jauh saja dari mereka yg aku sayangi.

Dan tidak lama aku pun sampai di SMA yg aku inginkan aku turun dari mobil pribadiku yg jelasnya aku di antar supir,banyak pasang mata yg memperhatikanku tapi aku cuek aja dengan mereka masa bodoh mereka mau lihat aku kayak mana mau kagum,iri,dongkol terserah yg penting ini hidupku ini gayaku,aku terus berjalan dan sampailah aku di depan ruangan kepala sekolah.

"Excuse me sir"

"Ya silahkan masuk"

"Perkenalkan saya Adela Alosyius Agatha pindahan dari Australia"

"O ya ya saya tahu,kalau begitu mulai sekarang kamu masuk di kelas 2-1,wali kelasmu pak Dermawan,saya pangkilkan dulu wali kamu ya biar sekalian di antar ke kelas" katanya panjang lebar.

"Baik pak" aku pun duduk di ruangan kepsek sambil menunggu pak kepala sekolah datang dengan waliku,baru saja aku duduk bel pertanda masuk pun berbunyi dan di selingi dengan datangnya pak kepala dengan waliku,akupun bangkit dari dudukku dan langsung memperkenalkan diriku.

"Kalau begitu mari bapak antar ke kelas,kebetulan ini masuk mata pelajaran bapak"katyanya

"Baik pak" akupun mengikutinya dari belakang dan banyak sekali murid-murid yg melihatku ada yg berkata dari mana tuh murid,cakep juga ya,wih macam bule,wih putih banget,dan banyak lagi tapi aku uda muak dengan perkataan seperti itu.Dan tak terasa aku uda ada di depan kelas dan aku langsung masuk ke dalam kelas yg tadinya ribut tiba-tiba diam seketika,mereka diam dan mengamatiku secara intens dan setelah itu pak Dermawan mempersilahkanku untuk memperkenalkan diri.

"Baik nak sekarang waktunya memperkenalkan dirimu" kata pak Dermawan mengintrupsikanku untuk memperkenalkan diriku.

"Perkenalkan nama saya Adela Alosyius Agatha saya dari Australia,kalian bisa memanggilku Adel" kataku

Dan setelah aku selesai memperkenalkan diri semua murid yg ada di kelas itu seperti kaget banyak keriuhan di sana sini ada yg berkata pantes macem bule.

"Oke anak-anak diam,baik Adel sekarang kamu duduk di bangku yg kosong ya"

"Baik pak" kataku sambil berjalan banyak sekali yg menggangguku ada yg bersiul,berdehem,dan banyak sekali,tapi itu semua menurutku hal yg tidak penting.Aku duduk di bangku yg kosong di barisan paling belakang.

"Hai,aku vina" kata seseorang yg ada di depan bangkuku.

"Hmm" dehemku sambil tersenyum singkat.

Pelajaran pun di mulai

*********

Happy reading

JAUHWhere stories live. Discover now