Stop!
Rate :tenang, ratenya 'T' kok.
.
.
.
Aku benci dia, aku bencu senyumannya, aku benci suaranya, aku benci wajahnya, dan aku benci DIA!
Dia adalah orang yg tak ingin kutemui di dunia ini untuk seumur hidupku.
"Hyung!"
Aku tetap berjalan tanpa menghiraukan panggilannya.
"Hyung!!"
Kumohon berhenti.
"Jimin hyung!"
Berhenti mengganggu hidupku!
"Jiminnie hyung... Kumohon berhenti!"
"KAU YG SEHARUSNYA BERHENTI KOOKIE!!!" aku tak bisa menahan diriku untuk tak berteriak dan menangis.
"Kumohon jimin... Jangan mengacuhkan, jangan menganggapku tak pernah ada.. Kumohon hyung... Kumohon.."
Ucapnya membuatku semakin benci padanya. Kau yg telah membuatku hancur Jungkook, kau yg telah menghancurkan kepercayaanku padamu.
"Mianhe.. Aku tak bisa Jungkook." ucapku lalu meninggalkan Jungkook yg kurasa mulai terisak.
"Jimin... Aku menyukaimu!" Jungkook berteriak.
Aku tau itu kookie... batinku sambil terus berjalan.
"Aku bahkan telah MENCINTAIMU!"
Hentikan itu Kookie...
"Kenapa kau tidak mengerti hyung..."
Aku lebih mengerti darimu Kookie
"Jika aku itu..."
Aku tau itu Kookie... Aku juga... Perlu kau tau jika aku juga...
"SANGAT SANGAT MENCINTAIMU JIMIN!!!"
"AKU JUGA KOOKIE!!! Aku juga... Hiks.. Bukan hanya kau saja... Hiks... Aku juga mencintaimu.. kenapa kau tak mengerti hah?!... Hentikan semua ini... Hiks.. Kumohon Kookie.. hiks.." isakku pecah bersama keluh kesalku yg kupendam slama ini. Kurasakan tubuhku yg didekap erat olehnya.
"Kita selesaikan sekarang, eoh.." ucapnya di sela pelukannya.
Aku hanya dapat terisak dlm dekapannya. Munafik jika aku tak menyukai pelukannya, bohong jika aku tak merindukan kehangatannya, naif jika aku bilang 'aku tak merindukannya'
"Kita beritahu Tae hyung yg sebenarnya..." ucap Jungkook tepat disamping telinga ku dan aku mengangguk.
"... Okey CUT~" ucap seseorang menggunakan toa.
Jungkook melepaskan pelukannya pada Jimin lalu tersenyum.
"Kau menangis sungguhan hyung?'' Jungkook bicara sambil terkekeh pelan.
"Berisik kau!"
"Hahaha... Aku hanya bercanda hyung! Hyung tunggu!"
Jimin menggerutu sambil berjalan cepat ke ruang make up.
"Jimin? Waeyo?" tanya namja yg sedang duduk pada sofa tunggu. Lalu Jimin duduk disebelahnya.
"Aniya... Hanya sedang kesal saja Tae."
"Berantem lagi ma Jungkook?"
"Hn..." balas Jimin cuek sambil muka yg terlihat makin kusut.
"Kenapa tidak putus saja? Aku bisa menggantikannya." Jimin tertawa mendengar tawaran sahabat anehnya itu.
"Jangan coba-coba hyung merebutnya! Jika hyung melakukannya, aku tak akan segan untuk menendangmu ke planet pluto!" ancam Jungkook sambil menatap tajam Taehyung. Taehyung hanya terkekeh pelan.
"Take pertama akan dimulai! Mohon bersiap pada posisinya!" ucap salah satu kru.
"Take one, screne Jungkook dan Taehyung berkelahi, silakan stand up ditempat!" ucap sang sutradara.
"Kookie hwathing!" ucap Jimin menyemangati Jungkook.
"Ne hyung..." balas Jungkook sambil nyengir dan dibalas dengusan kesal oleh Taehyung.
"Dasar pamer!" gerutunya.
.
.
.
^FIN^
Anyyeong... haha... nae kembali ma ff bxb.. aneh ya? Hehe lagi pgn buat yg yaoi nih..
