"Sungguh tempat yang indah ya? " suara dari laki-laki disampingku mengatakan hal tersebut sembari memandangku. Aku hanya bisa tersenyum setelah mendengar kata-katanya. Setelah itu suasana hening tanpa ada suara. Laki-laki itu terus menyetir tanpa sepatah kata lagi yang menandakan dia tahu aku tidak mau diajak bicara.
Dengan kaca jendela mobil yang terbuka, tubuhku tertusuk angin-angin yang berhembus. Aku suka tempat seperti ini. Cerah dan tidak dalam keramaian. Kebetulan jalan seperti inilah yang kami lalui. Sangat sejuk, sangat nyaman, dan damai. Aku ingin terus dalam suasana seperti ini. Terlelap dalam tidur, terjebak dalam mimpi, dan rasanya tidak ingin aku kembali pada kenyataan.
Tapi...
"aku akan menjagamu! Tetaplah disampingku! Jangan tinggalkan aku!" suara itu terus bergeming ditempat yang sangat gelap, aku tidak tahu siapa dia. Entah kenapa, aku takut. Rasanya aku ingin lari. Aku tidak mau berada disini. Mengapa? Siapa? Seorang dalam bayangan gelap berteriak seperti itu ke arahku. "Pergi! Jangan mendekat!" aku berteriak spontan ke arahnya. Aku takut dan tidak nyaman seperti ini. Aku ingin melihat cahaya. Aku tidak suka dalam kegelapan. Seseorang kumohon tolonglah aku.
