Chapter 1

1.1K 91 12
                                        

Di rumah yang mewah ada seseorang pemuda manis yang di temani para maid yang sudah di anggap kakaknya, pemuda itu menatap tv yang menyala dengan tatapan kosong, sesekali dia melihat jam, pemuda itu sebenarnya sedang menunggu 'seseorang' atau lebih tepatnya 'suaminya', para maid sudah membujuk pemuda itu untuk tidur tapi dia tidak mau sampai 'suaminya' pulang. Pemuda itu bernama Huang Zitao biasa di panggil Tao tapi jika orang terdekatnya mereka memanggil dia Baby panda karena matanya yang menyerupai panda kecuali 'dia'.

'Tao kau harus tidur, sekarang sudah jam 11 malam" kata kepala pelayan bernama Shinrin lembut

"Tidak noona~ 'dia' blm pulang" kata Tao

"Kenapa kau harus menunggunya,'dia' saja tidak peduli padamu, bahkan dia tidak mau melihatmu,untuk apa kamu peduli padanya?" jawab salah satu maid kesal,bernama Rose.

"Tapikan 'dia' it.." belum sempat Tao berkata salah satu kakaknya(maid) yang cantik memotong perkataannya

"Aku tau Tao dia itu 'suamimu' tapi benar kata Rose dia tidak pernah peduli padamu untuk apa kamu peduli padanya, dan jika kau tidak tidur teratur kamu bisa sakit kamu mau?" jawab maid yang memotong perkataan Tao yang bernama Yena

"Itu betul baby panda, kau harus tidur sekarang jika tidak mau sakit, karena kekurang tidur" kata Lisa salah satu kakaknya Tao

"Begini saja jika kamu tidak mau tidur sekarang, kami tidak akan mau berteman lagi denganmu, mau?" ancam Jinsol

Tao membulatkan matanya kaget akan ancaman Jinsol, dia langsung mengelengkan kepalanya cepat

"Baiklah-baiklah, Tao akan tidur sekarang tapi kalian harus berjanji akan menemani dan bermain terus dengan Tao" kata Tao

"Iya, kami janji" kata mereka serempak

Taopun berdiri dari tempatnya duduk dan siap ke kamarnya yang berada dilantai 2 saat Tao sudah sampai keatas, pintu utama rumah itu terbuka dan sosok yang di tunggu Tao, muncul dan langsung berjalan ke arah tangga menuju ke kamarnya,para maid menundukan kepala mereka, saat pemuda itu sudah didepan Tao(di bawah satu anak tangga dari Tao) dia menghentikan langkahnya dan menatap Tao dingin

"Apa yang kamu lihat huh,minggir!" kata pemuda itu dingin dan sedikit membentak, pemuda itu bernama Wu Yifan biasa dipanggil Kris, dia seorang CEO terkenal di Korea, dan dia adalah suaminya Tao. Tao hanya menundukan kepalanya takut

"Cih,apa kau tuli huh, aku bilang minggir!"kata Kris lagi sambil membentak Tao yang kaget lebih memilih menundukan kepalanya lebih dalam dan sebenarnya ada yang mau dia sampaikan tapi dia takut, dia menarik napas sebanyak-banyaknya sebentar dan membuangnya perlahan dan mengangkat kepalanya untuk melihat pemuda yang berdiri dihadapanya

"Kris tadi mama kamu telpon, kata mama kita berdua harus datang ke acara pernikahannya  Sehun adikmu dan Luhan besok siang" kata Tao

"Cih, sampai kapanpun aku tidak akan pernah pergi ke acara pernikahan sih sialan itu" kata Kris kasar

"Tapi Kris diakan tetap adikmu"Kata Tao mencoba membujuk Kris

"Sekali tidak tetap tidak,dan jangan pernah sebut si sialan itu adikku,mengerti!!"kata Kris marah

"Tapi Kris mamamu menyuruhmu untuk hadir ke acara pernik.." perkataan Tao terputus saat Kris tiba-tiba memegang tangannya kuat sekali

"SEKALI TIDAK TETAP TIDAK,KAU MENGERTI!!" Kris berteriak didepan wajah Tao

"Kris lepaskan.. Dan kau tetap harus pergi jika tidak mama akan.." lagi-lagi perkataan Tao terpotong

"KAU TIDAK MENGERTI PERKATAANKU HAH BODOH, AKU TIDAK MAU PERGI KAU DENGAR!!!" teriak Kris marah "DAN TADI AKU SUDAH BERKATA PADAMU UNTUK MINGGIR!"lanjut Kris berteriak,dan menarik tangan kiri Tao untuk minggir

Rough LoveWhere stories live. Discover now