Part 31

1.2K 52 0
                                    

"Sebenarnya, kamu mau bawa aku kemana sih ga . Kenapa mata ku pake ditutup segala ?? "

Apriliya bertanya sambil terus berjalan terhuyung-huyung karna kedua matanya di tutupi kain hitam oleh Angga. Untung saja Angga menuntun langkah nya, jd Apriliya bisa berjalan tanpa harus khawatir tersandung karna ada kekasihnya yg setia menjaga nya .

"Setelah kita sampai nanti, kau pasti akan tau . Sekarang teruslah menggenggam tangan ku dan berjalan pelan-pelan saja " titah Angga penuh rahasia .

Lelaki tampan itu, terus saja menuntun kekasihnya berjalan .

"Nah sekarang kita sudah sampai, aku akan membuka penutup matamu. Tapi kau belum boleh membuka matamu . Tunggu aku berhitung sampai tiga, baru setelah itu kau boleh membuka mata mu. Kau mengerti sayang " perintah Angga dengan lembut

"Oke-oke, banyak sekali peraturan . Aku seperti sedang berada di sekolah saja " kata Apriliya dengan nada suara manja. Gadis itu sedikit memanyunkan bibir nya , membuat Angga yg melihat nya menjadi gemas . Dan dengan kedua tangannya Angga mencubit pipi Apriliya

"Aaww , kenapa kamu malah menyubit ku ??" Protes Apriliya

"Karna kau terlihat sangat menggemaskan ketika sedang ngambek. Itu sebabnya aku mencubit pipi mu " sahut Angga , dan Apriliya kembali memanyunkan bibirnya .

Angga membuka penutup mata Apriliya , lelaki tampan itu lalu memposisikan dirinya di belakang Apriliya. Lalu sambil memeluk kekasihnya dari belakang , Angga pun mulai berhitung

"Satu ... Dua ... Tiga.. !! "

"Sekarang buka mata mu, sayang " titah Angga .

Perlahan tapi pasti, Apriliya membuka kedua matanya . Pertama kali yg dilihat Apriliya adalah setitik cahaya terang, tetapi sedikit buram mungkin karna matanya yg td bekas di tutupi oleh kain hitam , membuat pandangannya tidak jelas .

Apriliya mengerjapkan kedua matanya berkali-kali untuk menjernihkan penglihatannya .

Dan ketika pandangannya sudah jelas, Apriliya terpanah akan apa yg dilihat nya .

Di hadapannya, ada sebuah danau . Dan di atas air danau itu terdapat beberapa mangkuk kecil yg berisi lilin-lilin yang menyala . Mangkuk-mangkuk itu, mengambang di atas air membentuk sebuah hati ♥ (gambar pada mulmed) .

Gadis itu, menatap pemandangan di hadapannya dengan haru . Apriliya terdiam di tempat nya .

"Apa kau menyukai nya, aku membuatkan ini khusus untuk kekasih ku tercinta " Angga berbisik dengan mesra di telinga Apriliya , dagu nya dia letakkan di pundak kekasihnya dan sesekali menciumi pundak itu  

"A- Aku sangat.. Aku sangat menyukai nya, ini sangat romantis. Ini so sweet banget Angga " Apriliya berbalik dan menghadap ke Angga .

Kedua tangannya terulur dan menangkup wajah lelaki yg sangat dicintai nya itu .

Dengan mata berkaca-kaca Apriliya memandang wajah kekasih nya .

"Kamu tau gak, semenjak tuhan kirim kamu kehidup aku. Aku gak pernah merasakan kesedihan lagi. Karna kamu selalu ada disamping aku. Kamu kasih aku cinta, sayang, dan juga bahagia. Kamu buat aku selalu tersenyum setiap hari . Bahkan rasa kesedihan aku hilang bgtu aja, ketika kamu ada disamping aku .. malam ini kamu buat aku semakin bahagia. Kamu berikan aku kejutan yg sangat manis . Makasih sayang, aku sayang kamu "

Apriliya mengungkapkan perasaannya sambil menangis bahagia , lalu dengan jari-jari tanganya dia membelai wajah lelaki yg ada dihadapannya itu .

Begitu tangan lembut Apriliya membelai wajahnya . Angga merasa sangat nyaman karna sentuhan itu, lelaki itu sempat memejamkan kedua matanya, menikmati sentuhan jari-jari Apriliya di pipi putih nya .

APRILIYATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang