Prolog

563 80 23
                                        

"Aku janji aku akan selalu bersamamu. Selamanya."

Hujan turun sangat deras, ia mempererat pelukannya pada gadis yang kini berada dipelukannya. Memberikan sedikit rasa hangat ditengah dinginnya guyuran rinai hujan yang membasahi tubuh mereka masing-masing.

"Aku harap ucapanmu bukan hanya sederetan kata yang terucap untuk saat ini. Aku harap kau akan menepatinya."

Dua kalimat yang diucapkan gadisnya itu membuat ia semakin mempererat pelukannya. Tanpa gadis itu sadari, ia meneteskan air mata. Menangis dalam diam.

"Kau tau, aku tidak akan pernah membuat sebuah janji lalu mengingkarinya. Hanya saja, caraku menepati janjiku padamu tidak akan seperti apa yang kamu harapkan." Batinnya dalam hati.

DIFFERENT PROMISESWhere stories live. Discover now