#1

2.8K 153 9
                                        

Author Pov

Ashley sedang menyiapkan makan malam untuk david,suaminya. Setelah semua siap, ashley duduk dimeja makan sambil menunggu kedatangan david. Tapi yang ditunggu tunggu tak kunjung datang. Sudah hampir dua minggu ini david tak pernah pulang kerumah, sesekali dia pulang hanya mengambil berkas penting dan mengabaikan pertanyaan yang dilontarkan ashley. Tapi ashley tetap saja menyiapkan sarapan pagi dan malam walaupun nantinya akan berakhir ditempat sampah.

Sekarang sudah pukul 12 malam. David nampaknya tak akan pulang seperti biasa. Ashley tetap setia menunggu dimeja makan, sampai akhirnya dia terlelap.

Ashley Pov

"Non..sudah siang, tidak baik tidur dimeja makan" suara bituri membangunkanku.

"david belum pulang juga?" tanyaku

"Seperti biasa non" ucap bituri, mimik wajahnya seperti prihatin melihatku.

"baiklah, aku akan keatas"

Aku berjalan menaiki anak tangga. Melihat jam dinding disudut kamar, sekarang pukul 11 siang. Rupanya lumayan lama juga aku tertidur. Rencananya besok aku ingin melamar kerja disebuah perusahaan, hanya untuk melupakan sedikit masalahku dan menghilangkan bosan.

Hari ini aku akan pergi kemall, untuk membeli beberapa pakaian kerja.

-----

Setelah selesai mandi aku mengenakan mini dress 10cm diatas paha berwarna biru langit, pas dengan kulit putih susuku. Memakai flatshoes yang senada dengan warna bajuku, mengambil jam tangan, lalu sedikit memoleskan makeup diwajahku. Setelah siap aku mengambil dompet, juga uang simpananku lalu mengambil tas dan turun kebawah.

aku keluar dan menemukan pak anton sudah menyiapkan mobil untukku

"Silahkan masuk non" pak anton membungkuk hormat padaku

"Saya sendiri yang akan membawanya" ujarku yang diberi tatapan bingung olehnya

"Tapi non- bagaimana jika tuan besar marah"

"Kalau david marah, kau bisa mengatakannya padaku"

aku tersenyum miris

Lagipula itu tidak akan terjadi, jika aku pergi dari dunia sekalipun. mungkin david juga tidak akan perduli.

Pak anton menyerahkan kuncinya, aku langsung masuk kedalam mobil dan melajukannya ketempat tujuan.

-----

Setelah sampai aku melihat arloji ditanganku, sudah pukul set 1 siang. Aku masuk dan sudah membeli lumayan banyak baju yang harganya cukup fantastic. Merasa sudah cukup, perutku seperti ingin diisi karena dari semalam aku belum sempat makan, hanya menunggu david pulang dan malah terlelap dimeja makan.

bicara tentang david, aku jadi mengingat pernikahanku dengannya kala itu. Betapa bahagianya kedua orang tuaku, ayah dan ibu david, teman temanku, semua orang, terkecuali david. aku tahu david tidak mencintaiku, tapi setidaknya dia menghargaiku, sedikit saja. Aku tidak pernah meminta apapun kepada david, tapi entah kenapa dia seperti membenciku dan muak melihatku. Sedih rasanya, tapi aku tidak pernah putus asa akan hal ini. Aku juga----

Bruk!

Astaga, aku terlalu banyak melamun sampai tidak fokus berjalan.

Aku membantu membereskan kertas yang berserakan akibat ulahku. Setelah semua berkas terkumpul aku berdiri begitupun juga dengannya.

"Ah,aku sungguh minta maaf" ucapku tersenyum dengan wajah sedikit menyesal.

"tidak apa" jawabnya menatapku.

EVERYTHING HAS CHANGEDMga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon