Prolog

8.9K 351 9
                                        

"Gue dimana?shh"ucap seorang gadis yang baru terbangun sambil memegang pelipisnya karena merasa sakit di kepalanya.

"Anda sudah siuman tuan putri?"ucap seorang wanita memeriksa keadaan Sekar. Tunggu tuan putri apa maksudnya ucap sekar dalam hati.

"Tunggu sebentar tuan putri aku akan memanggil pangeran dulu"ucap wanita itu lalu pergi dan menghilang di balik pintu.

Seorang laki-laki dengan pakaian anehnya datang menghampiri Sekar yang masih berbaring di tempat tidur.

"Akhirnya kamu sadar juga, apakah ada yang sakit?" tanya lelaki itu lembut. Sekar menggeleng.

"Lo siapa? Ini dimana? Kok gue bisa ada disini sih?" tanya sekar bertubi-tubi.

"Perkenalkan aku pangeran Aaron Alverdine putra mahkota dari kerajaan sihir Elvers, kau sekarang berada di istanaku Putri Sekar lebih tepatnya di kamarku, dan kau tadi pingsan"jawab Aaron menjelaskan.

"Tunggu dulu. Pangeran? Kerajaan sihir?,, ini maksudnya apa sih?" bingung dengan keadaan sekar menatap Aron penuh dengan pertanyaan, Sekar baru merasa bahwa orang yang bernama Aron ini sangat tampan, hingga Sekar sak sanggup untuk berkedip barang sedetikpun. Ia menatap Aron dalam diam.

"Kamu adalah wanita yang dipilih untuk menjadi permaisuri ku" ucap Aron menatap Sekar dengan lembut.

"Ahahhah lo bercanda, hahah sumpah lo lucu banget tau gak" ucap sekar yang diselingi tawa.

"Sayangnya aku sedang tidak bercanda Sekar, dan kamu akan menjadi pendamping hidupku"ucap Aron sambil duduk di kasur yang sedang ditempati Sekar.

"WHAT!! Lo kayaknya beneran gila ya? Atau lo salah minum obat?"ucap sekar frustasi.

Bagaikan ditimpa batu berton-ton, Sekar sangat syok mendengar pernyataan bahwa dia akan menikah di usianya yang masih belia. Bagaimana bisa dia menikah, SMA saja belum lulus.

'Gue harus pergi dari sini, gue gak mau nikah muda' ucap Sekar dalam hati.

"Kamu tidak bisa pergi begitu saja tanpa persetujuan dariku Sekar" ucap Aron dengan seringaiannya. Sekar tercengang mendengar ucapan Aron, bagaimana mungkin dia bisa mendengar isi hatinya?

"Aku tidak bisa membaca pikiran mu, tapi raut wajahmu seakan berkata bahwa kau sedang merencanakan sesuatu untuk bisa kabur dari istanaku ini" ucapnya sambil mengelus rambut sekar yang diurai dengan indah. dengan sedikit takut Sekar menggeserkan tubuhnya agak jauh dari Aron.

Aron yang melihat Sekar ketakutan berhenti mengelus rambut Sekar dan beralih menggenggam tangan Sekar.

"Kau tidak usah takut kepadaku, aku tidak akan menyakitimu, dan maaf karena aku telah membawamu kesini dengan paksa, karena sekarang ini kerajaan sihir Elvers sangat membutuhkanmu putri"ucap Aron sambil mencium punggung tangan Sekar. Ahhh so sweet banget, nggak sekar itu orang yang udah nyulik lo, hingga lo terdampar di dunia yang lo sendiri gak tau di mana.

"Ngak, ini semua gak bener, lo salah orang gue bukan putri yang maksud" ucap Sekar meralat perkataan Aron.

"Tidak putri, tidak ada yang salah dengan ini semua, kamu adalah putri Elvars yang telah di takdir kan akan menikah denganku dan menolong kerajaan ini" jelas Aron dengan tangan kirinya di bahu dan tangan kanannya mengusap lembut pipi Sekar.

"Gue? Putri? Lo kayaknya beneran udah gila deh, masa iya gue lulus sekolah SMA aja belom udah main nikah-nikah aja" ucap Sekar berapi-api, kesal dengan sifat Aron yang seenaknya dengan menyatakan bahwa dirinya adalah seorang putri yang akan menikah dengannya.

"Tapi kau harus mempersiapkan semuanya sayang, karena tidak lama lagi kita akan segera menikah" ucap Aaron yang langsung pergi keluar ruangan tanpa mendengarkan dulu perkataan Sekar.

Ini benar-benar gila, aahh mommy, daddy, kak Eza tolong Sekar_,

Aku pengen pulang. Aku gak mau nikah muda..

•••

Gimana guys seru gak?
Jangan lupa V+C nya ya.
Oke di tunggu kelanjutannya juga.

Salam Key Ara
See you
11-06-2016

Kerajaan Dunia SihirTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang