Rahasia

6.1K 393 63
                                    

"Toni.. toni.." Rasanya suara ini pernah ku dengar. Aku mencoba membuka mataku dan aku melihat Sulastri. Lalu aku melihat sekelilingku.
"Tempat apa ini? Aku tidak mengenal tempat ini." Tanya ku pada Sulastri "Apa aku sudah di surga?" Lanjut ku
"Bukan Toni, ini adalah alam bawah sadarmu. Dan aku tinggal di alam bawah sadarmu untuk berkomunikasi dengan mu. Kita ini terhubung antara 1 sama lain."
"Jadi aku belum mati? Rasanya tadi aku di tebas oleh Hantu kepala buntung itu."
"Tidak Toni, itu hanyalah ilusi mu saja. Sebenarnya Yanto itu orang yang baik. Dia di kendalikan oleh si Iblis. Dan karena perintah si Iblis juga, dia mulai menampakkan diri kepada kalian dan meneror kalian terus menerus."
"Iblis? Maksud mu Iblis yang ketua para makhluk halus itu? Bukannya ia telah di kurung bertahun-tahun lama nya?"
"Justru itulah, segel kurungan itu mulai melemah, jadi si Iblis itu mulai dapat mengendalikan pasukannya. Dan si Iblis itu bisa lepas kapan saja saat segel itu berada di titik lemah."
"Aku tidak terlalu mengerti tentang apa yang kamu katakan mengenai segel kurungan itu. Tapi bagaimana caranya mengalahkan Iblis itu dan bagaimana menyelamatkan si kepala buntung itu?"
"Kalau soal mengalahkan si Iblis, aku tidak mengetahui caranya. Tapi kalau menyelamatkan Yanto, ada 1 cara. Kalian harus mencari seekor ayam hitam, semuanya harus hitam, mulai dari jambulnya sampai ke cekernya. Dan kalian ambil darah ayam hitam itu dengan cara di sembelih di bagian lehernya. Letakkan di mangkok yang berwarna merah. Setelah itu, nanti malam suruh Anggi meletakkan mangkok itu dan suruh ia untuk bertapa. Dengan cara itu, maka Yanto dapat terselamatkan dari cengkraman Iblis itu."
"Baiklah.. tapi bagaimana dengan Anggi? Dia telah terbunuh oleh Yanto."
"Kamu salah Toni, Anggi tidaklah di bunuh, Anggi hanya di sembunyikan di alam makhluk halus. Ia baik-baik saja sekarang. Kepala Anggi yang di bawa oleh Yanto hanyalah kepala Anto yang di rubah, sehingga rupanya menyerupai wajah Anggi."
"Baiklah.. terima kasih atas bantuannya." Ucapku dan tubuhku seakan gerak-gerak sendiri dan pandangan ku menjadi gelap aku pun tumbang. Toni.. toni.. namaku dipanggil kembali. Aku mencoba membuka mata, dan ternyata aku telah berada di salah satu ruangan, bukanlah lagi di sekolah.

"Syukurlah kak, kamu sudah sadar. Kami telah lama menunggu mu siuman." Ucap Anggi
"Iyaa.. untung saja kita diselamatkan oleh ayahnya Hendro saat si kepala buntung itu mau membunuh kita." Ucap John
"Bagaimana keadaan mu nak?" Ucap seorang bapak-bapak, sepertinya dia adalah ayahnya Hendro
"Saya baik-baik saja om. Tapi.. saya tadi terhubung oleh Sulastri, dia berkata kepala buntung itu tidaklah jahat. Dia berbuat begitu kepada kami karena dia sedang di bawah pengaruh jahat Iblis. Kurungan iblis itu telah melemah, namun dia belum bisa keluar. Dia cuma bisa menguasai pasukannya. Kita harus menyelamatkan kepala buntung itu." Ucap ku
"Tapi.. bagaimana caranya?" Tanya Hendro
Aku menceritakan apa yang dikatakan oleh Sulastri.

"Nakk Toni." Ucap ayahnya Hendro
"Ada apa om?" Tanya ku
"Sebenarnya paranormal yang mengurung Iblis di sekolah kalian adalah om dan 2 orang temam om. Tapi.. kurungan itu hanya bisa bertahan sebelum om dan teman-teman om berusia 50 tahun. Diantara yang mengurung Iblis itu, om lah yang paling muda. Sedangkan 1 minggu lalu, merupakan ulang tahun om. Otomatis semua yang mengurung Iblis itu telah berusia 50 tahun. Hal itu lah yang menyebabkan kurungan itu mulai melemah. Kurungan itu akan terlepas saat ada bulan purnama. Mungkin dalam beberapa hari ini akan ada bulan purnama. Om harap, kalian bisa memusnahkan iblis itu untuk selamananya." Ucap ayahnya Hendro

"Tapi bagaimana caranya om?" Tanya Sandy
"Saat ia telah bebas dari kurungannya, kita pancing dia dengan seekor kerbau (itu makanan kesukaannya), dan saat dia sedang asyik menyantap kerbau itu, Hendro akan membaca mantra agar Iblis itu terantai oleh penjara bumi. Setelah itu, Anggi akan menancapkan pisau perunggu ini (ia menunjukkan pisau nya, dimana pisau terbuat dari perunggu yang dicampurkan dengan bawang putih dan bawang merah). Setelah darahnya keluar, beberapa dari kalian meneteskan air perasan jeruk nipis. Dan selebihnya akan menyiramkan air bunga melati. Dengan cara itu, kalian akan dapat memusnahkan Iblis itu. Masa om sudah habis menjadi paranormal, jika seseorang menginjak usia 50 tahun, maka ia tidak bisa menjadi paranormal lagi." Ucapnya dengan panjang lebar.

*****

09.00 Wib, kami pergi ke pasar untuk membeli ayam hitam, jeruk nipis, dan bunga melati. Jeruk nipis dan bunga melati sudah kami dapatkan. Namun ayam hitam sangat susah dicari. Kami mencoba menanyakan kepada beberapa penjual yang ada di pasar, dan kami pun mendapatkan info, kalau ada 1 penjual yang menjual ayam hitam. Kami segera menuju ke sana, dan untunglah penjual itu ada menjual ayam hitam. Kami meminta ia untuk menyembelih ayam itu dan kami memberikan mangkok merah untuk menampung darah ayam itu. Setelah selesai, kami pun segera pulang kerumah masing-masing dan kami janjian pukul 19.00 Wib untuk berkumpul di sekolah dan menyelamatkan Yanto.

Di bantu vote dan di share yaa.. terima kasih

T.E.H. - Sekolah AngkerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang