Bab 1

703 22 9
                                        

Fajar di ufuk timur mulai tampak. Mentari mulai memancarkan cahayanya. Ayam ayam pun ikut mengambil peran dengan berkokok semerdu mungkin untuk membangunkan seisi bumi. Embun embun pun masih bersandar indah di rerumputan dan daun-daun, tercium aroma nya di hidung para makhluk bumi. Tak terkecuali gadis cantik nan menawan yang baru saja membuka jendela kamar nya. Gadis itu bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya.
Tak lama, ia pun selesai..

"eh non key, udah selesai mandinya? Ini baju seragam nya non," ucap Cah dengan logat Jawa nya yang khas.

"Iya bi, taruh aja di atas kasur. Makasih bi," kata Key yang masih mengusap rambutnya yang basah dengan handuk.

"sama-sama non," ucap Cah, berlalu pergi dari kamar Key.

Key mengambil Hairdryer di atas meja rias milik nya yang penuh kosmetik. Tapi, tak sama sekali di sentuhnya.

"Sayang juga nih make up ga pernah gue pake ," Gumamnya.
"Ah tapi biarin dah. Siapa suruh Mama beliin gue make up mulu,"
Key mulai beranjak ke tempat tidurnya, mengambil seragam sekolah yang tadi di taruh oleh Cah. Key mulai mengganti baju nya,

Because I Love You Mga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon