Fizarania

89 12 1
                                        

Prolog
"Hai nama gue Fizarania Adesty kalian bisa manggil gue Fiza" ucap gadis yang berada didepan cermin itu yang berpostur tubuh ideal layaknya model dan memiliki mata hazel yang cukup unik di kalangan wanita seusianya yaitu berusia 16 tahun,yaps kalian bisa bayangin ya gimana cantiknya dia.

"Fizaaaaaaaaaaa,bangun dong ini kan hari pertama kamu masuk di sekolah baru" Rani berteriak dari ruang dapur.

Fiza berjalan menuju ruang dapur "Beh gila tu suara udah kayak toak aja deh,eh gitu gitu kan nyokap gue tercinta" Fiza mendumel dengan suara pelannya sambil nyengir.

"Iya maa fiza udah bangun dari tadi kok" sambil meluk mamanya dan setelah itu langsung mengambil piring yang berada di tangan mamanya.

"Berisik amat siih ma,ada apa sii?" Terdengar suara David lembut yang baru turun dari tangga menuju ruang makan dan langsung duduk di samping Rani.

Fiza nyengir dan ia pun ikut bersuara " Ini ni pa si mama bangunin aku nya gitu amat deh padahal kan aku udah bangun dari tadi"

"Hm biasanya kan kamu telat mulu kalau sekolah makanya mama kira kamu belum bangun tadi hehe" Rani menyengir sambil mengangkat tangannya sambil membentuk jarinya seperti huruf V.

Papa nya hanya mengangguk angguk mendengar penjelasan dari mamanya"ya gak mungkin dong ma aku hari ini mau telat bangun sedangkan hari ini aku bersemangat banget kan mau masuk sekolah baru,malahan tadi sebelum mama teriak aku lagi latihan untuk perkenalan diri lagi saking semangatnya hehe" Fiza berkomentar menanggapi penjelasan mamanya.

"Yaudaah buruan sarapannya entar papa telat nungguin kamu gak kelar kelar sarapannya" ucap papanya yang sedari tadi hanya diam.

"Lo ,kan Fiza bisa bawa mobil sendiri pa ke sekolah kenapa harus sama papa?" Bingung fiza yang mendengar ucapan papa nya.

David menatap Rani agar menyuruh rani yang menjelaskan "Gak hari ini papa kamu aja yang antar dulu ,untuk besok baru kamu boleh bawa mobil sendiri,lagian kan kamu juga baru berada di sini" Rani menjelaskan.

"Hm udah yuk entar papa telat,salim mama kamu dulu" ucap david yang mengarah kan pandangan ke mama nya.

Fiza menyalimi mamanya dan bercepika cepiki bareng mamanya" yaudah maa bye Fiza berangkat dulu ya" beranjak keluar rumah.

Setelah berada didalam mobil fiza dan papanya hanya diam paling hanya sesekali berbicara mengenai sekolah baru fiza,hingga akhirnya sampai di sekolah baru nya

Fiza turun dari mobil sambil menyalimi tangan papanya itu "nanti pulangnya fiza telepon papa ya"lalu ia berjalan menuju koridor sekolahnya

Dan ketika di koridor sekolah barunya fiza bertemu dengan satu orang lelaki yang ia kenal tetapi orang itu ialah orang yang sangat tidak ia sukai,lalu fiza melanjutkan perjalannya tanpa menghiraukan orang itu

Tiba tiba ada orang yang memegang pergelangan tangan nya,hingga fiza harus berhenti dari jalannya "Mau kemana lo?" Ucap orang itu dengan nada datar

Fiza mengenali suara itu yaps itu suara orang yang ia tidak sukai itu" Mau ke ruang kepsek,kenapa?" Fiza menjawab seperti biasa tidak dengan nada datar karena ia sadar bahwa ia adalah murid baru

"Oh" jawab lelaki tadi yang bernama Denis Altair Claire,lalu pergi begitu saja meninggalkan fiza yang sedang menatapnya jengkel

***
Haii ini cerita pertama gue yaps ,maaf masih abal abalan nih ceritanya😂
Voment yaps para readers😙

SelectionWhere stories live. Discover now