dia itu menyebalkan.
kedatangannya ke sekolah ini benar-benar membuat murid sekelasku geleng kepala,mungkin awalnya teman perempuanku memujinya namun setelah bertemu dengannya di kelas hilang sudah pujian itu menjadi umpatan kekesalan.
dia itu guru ekonomi baru yang menggantikan guru ekonomi yang lama,berperawakan tinggi dan putih tapi sayang sifat menyebalkannya membuat satu kelasku menghela nafas lelah.
kuperhatikan teman-temanku yang sedang sibuk dalam dunianya masing-masing ketika guru ekonomi kami sedang menjelaskan materi pelajaran hari ini.
bukankan sudah tidak asing melihat suasana seperti ini di dalam kelas?
bangku paling belakang berisi oleh gerombolan perempuan yang sedang asik menggosip tiada henti,sedangkan dipojok terdiri dari beberapa lelaki yang sibuk memelototi video yang ditontonnya tak perlu kuperjelas itu video apa kan?sedangkan di bagian tengah berisi murid-murid yang sedang sangat sibuk dalam mimpinya sementara di bagian depan hanya berisi beberapa siswa yang nampak bosan dalam perlajaran ini namun mau tidak mau harus tetap memperhatikannya untuk mengejar nilai,dan aku lah salah satunya.
aku murid dari salah satu SMA yang cukup terkenal walaupun tidak seterkenal sekolah Negri tapi aku cukup senang bersekolah disini.
aku Ariana martha florence jangan berkhayal aku adalah perempuan yang mempunyai penampilan secantik penyanyi terkenal seperti raisa,tidak.
aku hanyalah salah satu murid SMA yang beruntung karena wajahku lumayan lah untuk dikatakan cantik walaupun teman-temanku tidak pernah mengakui itu. tapi who cares?
banyak hal yang terjadi di kelas satu sehingga aku harus benar-benar mempertahankan gelar yang sudah kudapat dan salah satu cara untuk mempertahankannya adalah dengan cara belajar giat untuk mengejar target
aku bukan perempuan cerdas yang memiliki kepintaran luar biasa,aku hanyalah perempuan biasa yang perlu membaca buku berkali-kali untuk mengerti pembahasan dalam buku itu.
setidaknya aku lumayan berbeda dengan perempuan lain yang menyukai belanja dan hangout untuk cari cowo ganteng mungkin aku sering melakukannya tapi terkadang itu membosankan. aku lebih menyukai berhadapan dengan novel-novel tebal yang berisi tentang imajinasi penulis terkenal
semua jenis novel kusukai tetapi perempuan kan selalu identik dengan romans jadi apalah dayaku karena naluri perempuanku juga menyukai novel bergenre seperti itu,tapi aku juga menyukai novel fiksi yang mungkin tidak akan pernah terjadi dalam kehidupan nyata bahkan untuk membayangkannya saja sulit tapi aku menikmatinya aku menikmati setiap sensasi yang kurasakan ketika membaca kata tiap kata dalam sebuah novel.
buku-buku itu seolah memberikan ketenangan yang tak pernah kudapatkan dalam kehidupan nyataku.
aku kembali menguap mendengarkan ocehan guru di depanku jika kuhitung-hitung ini sudah 4 kali aku menguap dalam pelajaran pak dandi guru ekonomi kami,sayangnya jam yang ada di hadapanku seolah tidak bergerak sehingga waktu terlalu lama berjalan
hampir saja aku memejamkan mataku tapi suara bell istirahat sudah berbunyi inilah yang dinamakan surga oleh murid sekolah,hilang sudah rasa kantukku berganti dengan rasa lapar yang minta untuk diisi
kelas ku berada di lantai paling atas sekolah ini sehingga memerlukan tenaga ekstra untuk sampai di atas jadi aku memerlukan makanan yang banyak untuk memperbanyak energiku.
langsung saja aku,marisa,amanda serta teman-temanku yang lain turun untuk membeli makanan .
suasana ramai di kantin malah membuat kami langsung bergerak lincah untuk menerobos setiap antrian yang ada baiklah saatnya menggunakan gelar "kaka kelas" untuk menggeser anak kelas 10 yang sedang mengantri
baru saja kami akan menyindir adik kelas tiba-tiba ada segerombolan anak kelas 12 yang menatap kami sinis,hilang sudah rencana kami untuk mengganggu adik kelas. inilah resiko menjadi kelas 11 kita masih harus menghormati anak kelas 12 agar tidak kena labrak dan kami memilih jalur yang aman dengan mengantri menunggu giliran.
"tuh guru nyebelin banget ya masa iya besok udah ulangan aja" gerutu amanda sambil mengunyah makanan yang ada di tangannya
"au dah guru baru lagaknya sengak gila,belum pernah dicengin sama anak-anak dia" jawab marisa juga kesal,
aku hanya bisa terdiam pasrah bagaimanapun aku sudah menjadi ketua kelas di kelas 11 ips 2 ini dan aku tidak mungkin memanasi suasana ini karna bisa ditebak jika aku ikut memanasi mereka sudah bisa dipastikan mereka akan menyuruh aku untuk mengajak anak-anak lain untuk mengerjai guru baru itu,
sekesal-kesalnya aku ya aku harus tetap bersikap bijaksana #bahasanya
ESTÁS LEYENDO
The Blue Sky
Novela Juvenilcinta? aku masih terlalu muda untuk mengartikannya yang ku tahu dia datang dengan paket yang lengkap berisi kesetiaan,kegigihan,kesenangan, kesedihan, entah apalagi sudah ku katakan bukan bahwa aku masih terlalu muda untuk mengartikannya. masih bany...
