02. Bad Memory

1.7K 96 14
                                    


"Kenapa tiba tiba berhenti? Di tempat yang sepi lagi. Eh tunggu, A..Apa ia mau melakukan sesuatu?"

Entah kenapa Sungyeol mengangkat tangannya mendekati Moni, entah kenapa Moni punya firasat bahwa Sungyeol akan mencekiknya dan itu membuatnya lansung menutup matanya.

Cekrek..

Moni dapat merasakan tangan Sungyeol berada didekat lehernya.

"Kenapa kamu tak pakai seatbelt. Bahaya tau" omel Sungyeol yang membuat Moni membuka kedua matanya. Ternyata Sungyeol membantu Moni memakaikan seatbeltnya. Moni pun menghela nafasnya, apa yang telah ia pikirkan?

"Ada apa? Kau tegang skali." Ucap Sungyeol melirik kearah Moni walau hanya sekilas.

"Tak papa" Jawab Moni singkat, padat dan jelas. Mendengar itu Sungyeol pun berdehem sebentar.

"Aku mendengar percakapanmu dengan Daeyeol tadi, kudengar kau takut padaku. Maaf Aku hanya tak ingin menikah." Ucap Sungyeol dengan wajah cemberutnya. Mendengar itu Moni pun melirik kearahnya sebentar.

"Aku sudah menyukai orang lain, kau pasti juga sudah menyukai orang lain kan?" Tanya Sungyeol yang membuat Moni terdiam dan juga tertegun. Kini ia terlihat gegabah.

"I-Iya sih, Ta..tapi aku tak bisa batalkan pernikahan ini walaupun aku ingin sekali. Tak ada yang bisa kulakukan, Mian." Ucap Moni dengan suara parau, ingin sekali ia membatalkan pernikahan ini, tapi bagaimana ia benci sekali melihat eomma memohon-mohon padanya.

"Tapi kau akan menderita bila menikah denganku." Kini suara Sungyeol terdengar lebih dingin dan juga tegas.

"Aku tau" Ucap Moni setelah menghela nafas berat, ia menundukkan kepalanya menatap kedua tangannya yang masih bergetar.

◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆

Setah mengantar calon istrinya pulang ke rumah, Kini Sungyeol memilih untuk nonkrong di rumah sahabatnya dulu.

"Jadi gimana?" Tanya Woohyun yang tengah menyeruput kopi yang berada di tangannya. Ia terlihat santai dengan suasana saat ini sedangkan sahabatnya itu terlihat tegang.

"Aku tak tau, entah kenapa ia takut padaku padahal aku sudah lakukan apa yang kalian sarankan." Ucap Sungyeol dengan polosnya yang mendapatkan reaksi luar biasa dari teman-temannya itu.

"Tung-tunggu! Kau melakukannya Yeol-ah!?" Tanya Dongwoo yang setengah tertawa dan setengah terkejut. Melihat reaksi mereka Sungyeol pun menggaruk tengkunya.

"Iya, aku melakukannya. Mendekatinya, berbisik padanya lalu menjeritnya. Aku bahkan melakukannya sesuai urutan, tapi anehnya ia malah mendorongku jatuh! " Mengingat kejadian di kamar tadi, Sungyeol malah jadi emosi. Mendengar cerita Sungyeol, mereka semua lansung mengeluarkan reaksi yang luar biasa. Dongwoo bahkan terguling-guling di lantai karena tertawa.

"Hahaahaqa.. Hyung! Hahhah... Kita.. kita hahaha.. kita cuman bercanda." Kini Myungsoo ikut terbahak bahak.

"A-Apa!? Ja-jadi kalian.. aish! Pantas saja dia ketakutan, Yah Jinjja! " Jerit Sungyeol frustasi. Ia bahkan mengacak rambutnya karena takut kalau Moni bakal melapor kejadian tadi kepada eomma atau appanya.

"Yah Sungyeol, minta maaflah padanya." Saran Hoya, Ya pria itu memang seorang gentleman, berani berbuat dan berani tanggung jawab.

"Aku sudah minta maaf tadi." Jawab Sungyeol ketus. Ia kesal karena sudah dipermainkan oleh teman-temannya itu.

"Lantas pernikahan kalian tetap berjalan?" Tanya Sungkyu yang membuat atmosfer di ruangan tsb lansung berubah drastis menjadi diam dan juga dingin. Semua sahabatnya kini menatap Sungyeol lekat karena penasaran dengan jawaban Sungyeol.

Married Without Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang