prolog

100 15 6
                                        

Dingin cuaca disini tidak menyurutkanku untuk bertahan memikirkan apa yang telah terjadi padaku. Bahkan sekarang rintik rintik hujan sudah berlomba untuk jatuh ke dasar tanah.

Sungguh

Aku sangat tidak mau mengalami ini. Aku belum bisa membanggakan orangtua ku. Aku belum bisa mendapatkan senyuman dari teman dekatku. Aku belum bisa memberi apa yang dapat ku beri untuk orang sekitar. Bahkan aku belum lulus menjadi siswa sekolah tahun ini.

Mengapa penyakit biadab ini datang sekarang? Mengapa tidak disaat aku memintanya? Tuhan tidak adil. Aku bahkan belum sepenuhnya merasakan dunia bahagia.

Aku tidak peduli jika tubuhku saat ini sudah sangat menggigil. Aku bahkan rela mati saat ini, dibandingkan nanti aku harus melihat jelas wajah sedih orang terdekatku. Yang sebenarnya tidak tau, apakah mereka akan sedih atau bahkan bahagia jika aku sudah tidak ada. Mengingat bahwa aku hanya seorang pembunuh saudara kandung sendiri.

"Zayaa!!! Apa yang kau lakukan disini--" Dan semuanya gelap.

---

5 Maret 2016

Goodbye [H.S]Stories to obsess over. Discover now