PART 3

62.6K 2.6K 53
                                    


Berbeda dengan Aini, malam ini Bagas pergi dari rumah Aini karena ia harus mencari bantuan kepada teman temannya yang sejenis, akhir-akhir ini Bagas merasa ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi entah kepadanya atau mungkin pacarnya. Bagas harus minta tolong untuk menjaga aini dan bagas akan mencari tau ada apa yang sebenarnya.
Saat Bagas terbang melayang menuju pohon beringin, ia di kejutkan oleh seorang wanita yang tengah menangis di atas pohon. Ya inilah dunia dari sisi Bagas.

"Permisi," ucap Bagas.

"Iya? Hiks ..." jawab wanita itu sambil menangis.

"Kamu kenapa?," tanya Bagas.

"Laki laki brengsek itu adalah psychopath, brengsek dia membawa ku ke tempat bermainnya dia dan boss nya membunuh ku hiks hiks ..." ucap wanita itu.

“Bisa kau jelaskan lebih jelas, aku tak bisa memahami ceritamu jika seperti itu?.”

“Kau tidak akan pernah memahami ku,” Sentak wanita itu dengan terseguk-seguk.

"Maafkan aku, Siapa laki laki brengsek yang berani menyakitimu?," tanya bagas.

"Lelaki tampan tapi munafik itu bernama Febriano William,” dengan penuh emosi ia mengucapkannya sungguh jelas amarah itu sangat berkobar.

“Bagaimana jika kita bekerja sama?,” tawar Bagas.

“Maksudmu?.”

“Kau menjaga pacarku, aku membalaskan dendammu?.”

“Baiklah beri tau aku infomasi mengenai pacarmu.”

“Dia tinggal disana, bersama keluarganya. Keluarganya sebenarnya sudah meninggal.”

”Maksudmu?,” wanita itu jelas bingung.

“Beberapa tahun yang lalu kecelakaan terjadi pada keluarganya, dan yang berhasil di selamatkan hanya pacarku, namanya Aini. Dia tinggal bersama arwah keluarganya selama bertahun-tahun,” jelas Bagas.

“Cukup menarik, untuk febriano, dia tinggal di sebuah rumah besar tua bercat putih kawasannya sangat sepi.”

“Baiklah aku akan pergi.”

Hari berganti pagi, Aini telah tiba di sekolah, pikirannya kembali memikirkan kejadian tadi pagi yang sungguh aneh menurutnya, sudahlah tak seharusnya Aini memikirkannya hingga seperti ini, Aini berjalan ke kelas sekarang untuk menceritakan kejadian pagi ini pada Gita, teman sebangkunya.

“Ta, Gita aku mau cerita nih,” adu Aini kepada temannya itu.

“Kenapa ni? Buset berantakan banget kamu hari ini,” Gita terkejut melihat kondisi Aini yang tidak segar seperti biasanya.

Aini menceritakan kejadian tadi pagi kepada Gita.

“Yaelah mimpi itu mah, ya kali bisa kayak gitu Ni,” Gita yang tidak percaya dengan hal mistis jelas tidak bisa mengiyakan cerita Aini.

“Ih ini tuh beneran Ta, Kamu ngga lihat betapa berantakannya aku pagi ini.”

“Butuh refreshing kali, gimana weekend kita nongki-nongki cantik?,” tawar Gita.

“Ogah, mending juga tidur.”

“Tuh kan, kebanyakan tidur sih, jadi ngga bisa bedain mana mimpi mana nyata.”

Aini menghiraukan ucapan Gita dan memilih membuka ponselnya hingga bel berbunyi tanda pelajaran di mulai.

"Hari ini kita akan mempelajari kembali tentang cerita pendek. Singkatnya cerpen adalah cerita yang hanya memiliki satu pokok permasalahan," jelas guru itu.
Mata Aini terfokus pada bu Sohra yang menjelaskan pelajaran di depan kelas, namun otaknya sama sekali tidak bisa menerima pelajaran sama sekali, kepalanya sudah cukup penuh oleh hal-hal yang tidak seharusnya ia  pikirkan.

“Ah aku pusing,” tak sadar Aini mengucapkan hal itu.

“Ada apa nak?,” tanya bu guru setelah mendengar ucapan Aini.

“Tidak apa-apa bu, silahkan dilanjut.”

"Baiklah, Aini coba jelaskan ulang apa yang dimaksud dengan cerpen?,"tanya guru itu.

Aini kerkejut diberi pertanyaan oleh bu Sohra jelas tadi dia sama sekali tidak memperhatinkannya.
Hening, tidak ada satu orang pun yang berbaik hati untuk memberikan kode jawaban kepada Aini, satu suara yang sangat familiar terasa di telinganya suara itu berulang terus menerus mendorong Aini untuk ikut mengucapkannya.

Cerpen adalah cerita yang hanya memiliki satu pokok permasalahan

“Cerpen adalah cerita yang hanya memiliki satu pokok permasalahan,” jawab Aini

Aini tersadar, ia ingat itu suara Bagas tapi dimana Bagas, Aini melihat sekeliling dan tidak melihat dimana Baga berada. Mungkin Aini sedikit halu karena rindu pada pacarnya. Tapi Aini sangat yakin suara itu nyata ditelinganya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Follow my instagram:
@januarin_dna

Arin

MY FAMILY IS A GHOST [Terbit]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang