Prolog

831 35 11
                                        

Di dunia yang dipenuhi manusia, dan kehadiran vampir pun hampir menghilang. Tetapi, sebenarnya vampir itu masih ada. Disuatu ketika, acara TV menayangkan berita tentang vampir yang membunuh manusia. Vampir itu masih belum diketahui asalnya, tapi diketahui vampir itu hampir mirip dengan manusia.

Vampir sekarang ini persis seperti manusia, taring yang tidak terlalu tajam, kulit yang sedikit pucat seperti orang sakit, paras yang cantik dan tampan, tinggi, tidak mudah terluka, tidak menimbulakan bekas luka, kuat terhadap matahari, tapi tidak tahan dingin.

Di Kota Urban inilah kehidupan seorang vampir dimulai. Dia penduduk baru di Kota Urban, dia tinggal sendiri dan keluarganya berada di luar kota. Dia memiliki tante yang bekerja di suatu cafe yang lumayan terkenal. Vampir ini tidak menghisap darah manusia, dia hanya membutuhkan darah hewan bukan manusia. Makanya vampir saat ini lebih lemah dibandingkan yang dulu.

Vampir baru ini masih muda, dia sekarang kelas 2 SMA, dia pindah ke kota ini, karena dikota sebelumnya, identitas vampirnya hampir terbongkar. Nama vampir ini adalah Kururu dari kalangan Vampir menengah. Nama keluarganya adalah Teppes. Kururu termasuk vampir muda yang mandiri dan pekerja keras.

Hari ini, hari pertamanya sekolah. Saat memasuki ruang kelasnya, dia sedikit ragu.

"Silahkan masuk" Teriak Pak Guren wali kelas yang masih muda ini.

Lalu Kururu pun memasuki ruang kelasnya.

"Ehm.. Ano.. Perkenalkan, na-namaku.. Kururu.. Kururu Teppes-"

"Apa itu? Nama yang aneh!" Teriak Yuu.

"Hoy Yuu! Jangan berisik!"

"Iya pak~"

"Lanjutkan Kururu"

"B-baiklah pak.. Eh itu.. Umurku, ah tidak lupakan saja.. Aku pindah kesini karena aku harus hidup mandiri. Kurang lebih begitulah.."

"Aku punya pertanyaan!!" Teriak murid yang tampak ceria.

"A-apa itu..?"

"Kenapa kamu pucat? Kamu terlihat aneh! Berbeda! Unik!"

"Ah itu..-"

"Sudah sudah, Kururu kamu duduk dibelakangnya ya. Ah Yoichi bimbing dia ya, jangan ganggu seperti tadi atau menanyakan hal - hal aneh!"

"Siap pakk" Ucap murid ceria itu.

Lalu Kururu duduk dibelakangnya. Dan secara tak langsung, Kururu mencium aroma darah yang sangat segar, rupanya dari Yuu, orang yang mengejeknya dan Yuu duduk disebelah kanan Kururu. Kururu duduk dibarisan pertama paling belakang.

*helo~ terima kasih sudah membaca, cerita baru nih~ agak agak nuansa Jepang, hehe.. Vote dan comennt ya~ silahkan menunggu lanjutannya~. Btw yang dimulmed itu Kururu loh~ :3*

Vampire In LoveLa tua prossima ossessione. Scoprilo ora