Bagi sebagian besar mahasiswa, rumus matematika adalah hal paling rumit di dunia. Namun bagi Aralie, rumus adalah satu-satunya hal di bumi ini yang masuk akal.
Segalanya harus terstruktur, presisi, dan memiliki hasil akhir yang pasti. Hidupnya di kampus berjalan lurus tanpa cela: datang tepat waktu, duduk di barisan paling depan, mencatat setiap materi dengan rapi di buku bersampul hitam, dan mengabaikan segala bentuk kebisingan yang tidak penting. Aralie nyaman dengan dunianya yang tenang, dingin, dan kaku seperti musim dingin yang membentengi hatinya dari siapa pun.
Hingga sebuah variabel baru yang sama sekali tidak ada di dalam rumus hidupnya datang menerobos masuk.
Namanya Lion.
Laki-laki berambut cokelat berantakan dengan senyum cerah dan tawa renyah yang seolah tidak pernah habis. Berbeda dengan Aralie yang irit bicara, Lion adalah tipe mahasiswa yang akrab dengan siapa saja mulai dari dosen, penjaga kantin, hingga kucing liar di halaman kampus.
Dan entah sial atau takdir, Lion menetapkan satu misi besar yang membuat kepala Aralie hampir pecah: membuat si ratu es kampus tersenyum.
"Ar, rumus gravitasi itu bikin benda jatuh ke bawah. Tapi kalau aku, jatuhnya ke kamu. Gimana dong?" ucap Lion suatu sore di koridor kampus, lengkap dengan cengiran lebarnya yang menyebalkan sekaligus hangat.
Aralie hanya melirik sekilas lewat kacamata berbingkai hitamnya, memasang wajah sedingin es, lalu melangkah pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Namun, jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, Aralie tidak menyadari satu hal. Kehadiran si cowok humoris itu perlahan-lahan mulai mengubah pola hidupnya yang kaku. Dari sekadar gangguang kecil di kampus, hingga menjadi satu-satunya nama yang tanpa sadar ia hitung di setiap detik harinya.
Ini bukan sekadar cerita tentang angka atau rumus.
Ini adalah kisah tentang bagaimana variabel paling hangat mencairkan rumus terdingin di dunia.
Jangan lupa like⭐️ & komentar 💬!
Biar Author semangat up nya
YOU ARE READING
Aralie's Equation
FanfictionBagi Aralie, hidup adalah sebuah rumus pasti yang harus berjalan lurus, tenang, dan tanpa gangguan di kampus. Namun, dunianya mendadak terasa jauh lebih berwarna sejak kehadiran Lion mahasiswa periang yang terkenal humoris, hangat, dan punya sejuta...
