Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

P R O L O G

2 0 0
                                        

Membuat Kehilangan dan Satu Harapan Yang Rapuh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Membuat Kehilangan dan Satu Harapan Yang Rapuh.

Pada 12 September anakku lahir, dia perempuan. Dia adalah anak bungsuku dia harapanku, aku sudah lelah dengan semuanya, akan kupastikan dia tugas terakhirku untuk merawat, mendidiknya dan memastikan ia dalam keadaan sehat serta menjadi perempuan yang kuat mampu berdiri di kakinya sendiri dengan tegar dan tabah. Dia Gemasih Arta.

Maafkan Mama... beribu maaf ingin Mama ucapkan padamu setiap hari. Maaf jika hidupmu akan menjadi berat nantinya, maaf kan Mama menjadikan mu harapan terakhir Mama.

Untuk semua anak Mama, terima kasih telah menjadi anak Mama, memberi cerita, tawa, senang, sedih dan juga pelajaran bagi Mama, meski Mama terkadang marah dan mengomeli kalian, tenanglah, Mama teramat sangat menyayangi kalian. Mama mencintai kalian nak.

Maaf kan Mama sekali lagi dan juga maafkan Bapak kalian. Kami tetap manusia biasa yang tidak sempurna nak. Mama sudah lelah anak-anak, sayangnya tidak ada pilihan yang bisa untuk dipilih.

Kelak kamu akan mengerti, jika kerasnya Mama untuk menjadikan dirimu kuat ditempa hidup yang tidak selamanya bertahan pada jalur yang terasa baik-baik saja.

Untuk Gemasih Arta, cinta Mama selalu ada dan Mama sangat menyangimu sayang.

"Maafkan Mama."

* *

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 02 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

FOUNDATION MAMACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang