Pagi hari ini pada pukul 9.00 dua pemuda tampan tengah berdiri di sebuah koridor universitas.
"Wahhhh megah juga ya phi" ujar pemuda berwajah ceria pada sang kakak yang berdiri di samping nya.
"Hmm" jawab pria tersebut dengan cuek
Pemuda itu pun melirik sang kakak di samping nya
"Cuek amat dah" ucap pemuda itu sembari memanyunkan bibir nya
"Hmm, ayo gue antar lo ke kamar asrama lo" ucap pria dingin itu sembari mengambil alih koper dang adik
Pemuda itu pun hanya bisa menghela napas nya menghadapi sifat phi nya yang sangat dingin, dan malas bicara itu.
"Ya ayo" ucap nya dengan nada yang terdengar cukup sebal
.
.
.
.
.
.
.
Sesampainya di gedung asrama, mereka berdua pun menuju kamar 104 yang di mana itu berada di lantai 4 bangunan tersebut.
"Kamar 104,104, yang mana ya phi" tanya sang adik pada nya
Melirik adiknya lalu menatap nomor -nomor pada pintu yang mereka lewati.
"Berhenti" ucap nya mendadak
"Kenapa mendadak banget si phi " kesal nya
Kembali melirik adik nya, lalu menunjuk nomor pada pintu kamar di depan mereka
"Ini kamar mu" tunjuknya
Menoleh ke arah phi nya lalu kearah pintu, "oh iya ini kamarnya, akhirnya ketemu juga" senang pemuda itu
Merogoh saku celananya guna mengambil kunci kamar asrama nya"mana ya kuncinya, perasaan tadi di kantong ini deh "heran nya ketika tidak menemukan kunci kamar asrama nya yang seingat nya ia taruh ke dalam saku celananya
Menghela nafas sembari membuka pintu itu dengan kunci di tangan nya
" masuk"
"Loh kok kuncinya sama phi perasaan tadi fai kantongin deh" heran nya
Namun sang kakak hanya menatap nya sebentar lalu masuk ke dalam. "Cepat masuk "
"Oh iya iya sabar sedikit kenapa sih "
(DIDALAM KAMAR)
"Woahhhh keren " pemuda itu takjub dengan kamar asrama yang begitu luas, "lo h kok kasurnya ada dua phi" tanya nya sembari berjalan menuju sang kakak yang sedang duduk di sofa kamar tersebut
"Ya karna memang isinya dua orang" ucapnya sembari memainkan ponsel nya
"Ohhhhh" angguknya
Menatap sang adik, lalu berkata" apa kau merasa risih" ia hawatir sang adik akan merasa tidak nyaman jika ada orang yang blm dia kenal berada dalam satu ruangan yang sama
Dia cuek cuek begini sebenernya sayang sama adik nya cuman gengsi aja
Menggeleng" engga kok phi"
Sang phi hanya mengangguk anggukan kepalanya lalu kembali berucap" jika merasa risih bilang pada phi" ucapnya sembari memandangi sang adik yang sedang merapikan pakaian nya ke dalam lemari yang berada di sudut ruangan
"Yaaa"
YEYY BOOK PERTAMA AKU GUYS, TOLONG VOTE YA
JANGAN HUJAT YA MAN TEMAN🫸🫷🫰🫶
