- SENYUM YANG TERTINGGAL
Langit sore berwarna abu angin membawa debu melewati jalan batu yang retak Orang-orang berdiri berbaris Tidak ada sorakan Tidak ada tangisan.
Hanya diam seolah mereka sedang menyaksikan sesuatu yang harus terjadi di tengah lapangan itu berdiri seorang pria Usianya mungkin belum mencapai 30
Namun matanya tidak berpaling di depannya berdiri seorang pria berambut merah.
Tangan terikat t,ubuh penuh luka ,Tetapi wajahnya...Tetap tenang
Anak itu menggenggam ujung bajunya senkdiri
Kenapa?
Pertanyaan itu muncul lagi Kenapa dia ada di sana?Kenapa orang-orang ini diam?Bukankah dia sudah menyelamatkan mereka?Bukankah dia membantu mereka?Bukankah dia-
"Jangan lihat."
Suara seseorang terdengar.
Anak itu tidak bergerak Ia ingin melihat
Ia harus melihat ,Karena kalau ia memalingkan mata...
Tidak akan ada yang mengingat pengorbanannya pria itu menoleh
Tatapannya bertemu dengan anak itu
Lalu...Ia tersenyum.²
Senyum yang tidak dipahami oleh bocah iyu
Tidak marah,Tidak benci,Tidak menyalahkan siapa pun.
Dan justru karena itu...
Bocah itu ingin berteriak ,Kenapa?
Kenapa kau tidak membenci mereka?
Tangannya bergetar.
Untuk sesaat sesuatu di tubuhnya bereaksi.
Udara di sekitarnya bergetar pelan.
Beberapa simbol sihir yang terpasang di,lapangan mulai retak Suara-suara muncul.
Bukan dari luar ,Dari dalam dirinya.
Mereka mengkhianatinya ,Bunuh mereka
Semua para penyihir Hancurkan-
"Diam."
Bocah itu berbisik Suara-suara itu berhenti
Ia sudah mengenal mereka.
Orang-orang yang tidak pernah ditemuinya,Wajah-wajah yang hidup di kepalanya.
Orang orang yang membenci penyihir mereka sama seperti dirinya, Namun saat ini...
Ia tidak ingin mendengar mereka.
Karena di depannya berdiri seseorang yang layak membenci penyihir dan seharusnya membenci mereka sampai mati ,sesuai dengan apa yang aku percayai selama ini.
Namun pria itu tersenyum lagi Lalu bibirnya bergerak pelan.
Bocah itu tidak bisa mendengar suaranya
Tetapi ia membaca gerak bibirnya.
"Hiduplah"
Mata bocah itu membesar ,detik berikutnya Dunia menjadi sunyi bagi anak itu ,walau disekitarnya orang-orang bersorai ria seolah itu adalah hal paling wajar untuk dilakukan
Namun senyum itu...masih tetap ada .
______________________
Sudah delapan tahun sejak hari itu ,delapan tahun sejak aku melihat seorang pria tersenyum di hadapan kematian,delapan tahun sejak aku melihat seseorang yang menyelamatkan begitu banyak orang...Lalu dibuang oleh orang orang yang ia lindungi.
Dulu aku tidak mengerti namun sekarang aku telah mengerti kenapa guru yang sudah kuanggap keluarga sendiri saat gurunya dikhianati oleh orang orang yang telah dia selamatkan dia tidak membenci mereka yang telah membunuhnya .
"Kenapa orang seperti dia bisa mati seperti itu?"
"Karena sejak awal dia sudah mengetahui jalan yang dipilihnya. Dia tahu di ujung sana tidak ada kebahagiaan, tidak ada keselamatan, tidak ada tangan yang akan menyambutnya. Yang menunggu hanyalah neraka yang perlahan menelan segalanya. Namun dia tetap melangkah. Tanpa ragu Tanpa penyesalan.
Dia terus berjalan sampai akhir... dan bahkan pada detik terakhirnya, dia masih bisa tersenyum. Seolah penderitaan yang mengiringi hidupnya bukanlah sesuatu yang layak dibenci.
Karena itulah aku masih hidup. Meski orang yang paling kucintai telah pergi, aku tidak bisa berhenti melangkah. Aku ingin menjadi seperti dirinya. Jika suatu hari takdir yang sama datang kepadaku, jika akhir yang menungguku hanyalah kehancuran, maka aku ingin menerimanya sambil tersenyum... seperti dirinya dahulu.
YOU ARE READING
no child after me
Actioncuman karya gagal tapi kalau rame bakal gue lanjutin kalau gk yaudah sisa cerpen
