Jalanan masih ramai, Kota Bekasi malam hari tidak kehilangan gemerlapnya. Dengan sebotol kopi dingin siap saji yang menemani, Pras memandangi riuh ramai manusia yang berlalu-lalang sejak 2 jam lalu seolah tidak berniat meninggalkan bangku yang bahkan mulai membuatnya pegal itu.
Ponselnya berdering, tapi saat melirik pada layar untuk memastikan siapa yang menghubungi, pemuda itu tidak menghiraukannya lagi. Kepalanya sudah pusing dan muak oleh begitu banyak tanggungan, dan kini ia harus berdebat lagi dengan mantan kekasihnya yang bahkan belum seminggu putus hubungan, rasanya ia ingin menangis dan mengubur diri saja.
Sebenarnya mantan kekasihnya itu sudah menghubungi sebelas kali hari ini, dan ia sama sekali tidak menerima panggilan itu, atau sekedar membalas pesannya. Jadi setelah sekitar lima menit menenangkan diri, Pras kembali membuka ponselnya, hendak balas menelepon untuk memintanya berhenti menghubungi.
Tapi sebelum Pras berhasil menekan opsi untuk memanggil, panggilan suara lain datang lebih dulu, membuat Pras segera menjauhkan jemarinya dari layar, menunggu nama kontak sang penelepon muncul sebab ponselnya memang sedikit lambat.
Rupanya, panggilan kali ini dari kawan dekatnya, Juan.
"Oi, Juan? Kenapa?"
Dari seberang, suara familiar sahabatnya terdengar nyaring di antara keramaian, "Pras, sini join! Gue di Petra. Rame nih, buruan!"
Pras menghela napas, "gue nggak bawa duit."
"Aman, cok. Ada yang bayar ini, buruan ke sini aja. Jangan galau-galau mulu kerjaan lu."
Akhirnya, dengan segala rasa malas Pras meninggalkan bangku Indomaret yang sudah menjadi sahabatnya tiap kali ia lelah atau bersedih. Menaiki sepeda motor matic dari Honda yang juga sudah menemaninya bertahun-tahun, Pras akhirnya tiba di Kafe Petra. Alunan lagu-lagu populer langsung terdengar menyambutnya.
Tempat ini biasanya digunakan untuk nongkrong mahasiswa dan orang-orang yang nampak sibuk bekerja dengan laptop, karena itu Pras sempat ingin menolak untuk datang. Setiap saat Pras melewatinya, kafe ini selalu terlihat ramai, tak hanya sekali atau dua kali juga Pras selalu berpikir untuk melamar pekerjaan di kafe ini saat ia resign dari tempat kerjanya saat ini.
Melewati beberapa spot yang terlihat nyaman, Pras akhirnya menemukan Juan yang dari kejauhan melambaikan tangannya dengan semangat sambil membawa ponsel di telinganya. Pras tersenyum kecil sambil membalas dengan mengangkat dagu sekilas sebelum melangkah mendekat.
Di sebuah meja bundar terdapat 5 orang pemuda yang berkumpul melingkari meja dengan masing-masing orang dihadapkan sebuah gelas, di tengah juga terlihat beberapa piring berisi camilan kering yang sudah hampir habis. Tiga dari mereka —Rama, Imron dan Haris— sibuk dengan ponsel masing-masing untuk memainkan game online bersama, sementara Juan yang terlihat sedang sibuk menelepon seseorang mengisyaratkan Pras untuk duduk di bangku yang kosong, dan satu orang lainnya adalah Danu, menjadi satu-satunya yang menganggur hanya dengan sebatang rokok di tangan. Pras mendenguskan tawa pelan, matanya menyapu pandang pada meja dan menemukan satu gelas lain yang minumannya masih tersisa setengah .
"Oi," sapa Danu, menaikkan alisnya sekilas.
"Bang," balas Pras sambil mengangguk kecil.
"Dari mana aja lu, Pras?" tanya Juan begitu panggilan telepon berakhir.
Pras mendudukkan diri di bangku kosong, "baru balik," balasnya singkat lalu menunjuk gelas yang menjadi pusat perhatiannya sejak tiba, "itu punya siapa?"
Danu melirik gelas yang ditunjuk sekilas, lalu menunjuk arah belakang Pras dengan dagu, "nah tuh baru balik orangnya."
Pras menoleh, dan saat itu seseorang muncul dari belakang lalu duduk di sampingnya. Ada sebuah ponsel juga di samping gelas itu, dan pemuda yang baru saja mendudukkan diri itu langsung meraihnya dengan santai.
YOU ARE READING
[BL] Roommate Untuk Andian
General Fiction[Warning! BL, LGBTQ+, bahasa lokal non-baku] Pras adalah pemuda yang baru saja diusir oleh pemilik kost karena terlambat membayar pada jatuh tempo. Setelah beberapa hari tinggal di kost Juan, sahabatnya, Pras memutuskan untuk menerima tawaran untuk...
![[BL] Roommate Untuk Andian](https://img.wattpad.com/cover/410527197-64-k53785.jpg)